Rabu, Agustus 17, 2022
BerandaBerita BanjarSaat Kemarau Sampah Menumpuk di Sungai Ciroas Banjar

Saat Kemarau Sampah Menumpuk di Sungai Ciroas Banjar

Saat kemarau, sampah terlihat menumpuk di dasar Sungai Ciroas. Warga sekitar khawatir bila musim hujan nanti air sungai meluap akibat tersumbat sampah. Photo: Eva Latifah/HR.

Banjar, (harapanrakyat.com),-

Banyaknya tumpukan sampah di Sungai Ciroas membuat warga yang tinggal di sekitar sungai, tepatnya di dekat Jembatan Ciroas, RT.2, RW.5, Lingk. Jadimulya, Kel. Hegarsari, Kec. Pataruman, Kota Banjar, merasa khawatir jika musim hujan nanti akan menimbulkan banjir.

Rosid (38), salah seorang warga yang rumahnya berada di pinggir Sungai Ciroas, menyebutkan, sampah-sampah yang menumpuk itu sebelumnya terbawa arus air sungai yang datang dari hulu ke hilir.

“Jadi sampah yang ada di Ciroas, tepatnya di sekitar jembatan ini bukan sampah yang dibuang oleh warga sini. Karena warga di daerah sini tidak pernah buang sampah ke sungai. Sebab nanti kalau banjir kan kita juga yang kena,” ujarnya, kepada HR, Senin (29/09/2014).

Lanjut dia, tumpukan sampah itu tepat berada di bagian Sungai Ciroas belakang rumahnya. Dengan demikian, maka dirinya merasa khawatir bila hujan datang akan menimbulkan banjir.

Pasalnya, bila hujan datang sampah-sampah tersebut tidak akan langsung hanyut ke Sungai Citanduy lantaran pintu air yang mengalirkan air dari Ciroas ke Citanduy dipastikan akan tersumbat.

“Kalau pintu airnya tersumbat oleh sampah, otomatis air dari Ciroas akan meluap dan ditakutkan luapan airnya sampai ke rumah-rumah warga di sekitarnya,” kata Rosid.

Sementara itu, Kuswanto (46), warga lainnya, mengatakan, warga yang tinggal di sekitar bantaran sungai, baik Ciroas maupun Citanduy, harus turut serta memperhatikan kebersihan sungai.

“Disamping itu, pemerintah juga jangan bosan memberikan himbauan, bahkan bila perlu sanksi dengan denda bagi warga yang buang sampah sembarangan, termasuk buang sampah ke sungai. Siapa tahu kalau ada denda warga pun akan mikir dulu untuk tidak buang sampah sembarangan,” kata Cecep. (Eva/Koran-HR)