Jumat, Agustus 19, 2022
BerandaBerita BanjarAkibat Sopir Mengantuk, di Banjar Fanther Tabrak Kijang

Akibat Sopir Mengantuk, di Banjar Fanther Tabrak Kijang

Photo ilustrasi.

Banjar, (harapanrakyat.com),-

Kecelakaan lalu lintas lagi-lagi terjadi di wilayah Kota Banjar, Jawa Barat. Kali ini sebuah mobil Fanther bertabrakan dengan mobil Kijang yang hendak keluar dari garasi rumah di Jl. Brigjen. M Isa, Lingkungan Wargamulya, Kec. Purwaharja, Kota Banjar, Minggu (02/11/2014, sekitar jam 12.30 WIB.

Tabrakan terjadi karena Zulfa Hendri (45), sopir mobil Fanther bernopol B 8727 YW, warga Durenjaya, Bekasi Timur, mengantuk. Akibat kejadian itu, seorrang penumpang Fanther mengalami luka di bagian wajah dan kakinya, sehingga harus dilarikan ke RSU Banjar.

Sementara Ujang Suhendar (30), pengemudi mobil Kijang bernopol 1154 HQ, warga Lingkungan Wargamulya, Kel/Kec. Purwaharja, Kota Banjar, mengatakan, saat itu dirinya hendak keluar dengan menggunakan mobil tersebut.

Namun, sebelum memasuki jalan aspal, tiba-tiba datang dari arah Barat sebuah mobil dengan kecepatan tinggi hingga menabrak mobilnya, serta pohon yang ada di trotoar jalan. “Ketika mobil saya tertabrak, saya yakin bahwa sopir tersebut mengantuk,” ujarnya, kepada HR Online.

Ujang menambahkan, jika tidak menabrak mobil miliknya, kemungkinan mobil Fanther tersebut langsung menabrak sebuah tiang listrik. Mobil Fanther yang berisi lima orang penumpang itu bertujuan ke Cilacap, Jawa Tengah. Sementara untuk kondisi para penumpangnya hanya mengalami luka ringan.

Menurut Hartono (32), salah satu penumpang dari mobil Fanther, mengatakan, pada saat kejadian dirinya tengah tertidur di jok bagian belakang. “Pada saat itu saya tidak mengetahuinya, karena saya sedang tertidur pulas. Namun, tiba-tiba setelah saya terjaga dari tidur, ternyata mobil sudah menabrak pohon dan sebuah minibus,” ujar Hartono.

Sementara itu sopir mobil Fanther, Zulfa, mengatakan, bahwa masalah ini akan diselesaikan secara kekeluargaan. “Dalam penyelesaian masalah ini, saya akan bertanggung jawab, dan saya akan selesaikan dengan cara kekeluargaan,” katanya.

Kini, kasus kecelakaan tersebut ditangani oleh Unit Laka Lantas Polresta Banjar. (Hermanto/R3/HR-Online)