Selasa, Agustus 16, 2022
BerandaBerita BanjarDistan Kota Banjar Genjot Produktivitas Pepaya California

Distan Kota Banjar Genjot Produktivitas Pepaya California

Hamparan perkebunan Pepaya Calipornia di Desa/Kec. Langensari, Kota Banjar. Photo: Nanang Supendi/HR

PEPAYA CALIFORNIA KOTA BANJAR

Banjar, (harapanrakyat.com),-

Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (Distan) Kota Banjar, mendorong peningkatan produktivitas buah Pepaya California sebagai potensi lokal untuk memenuhi kebutuhan pasar, baik regional, nasional bahkan internasional.

Kepala Bidang Tanaman Pangan dan Hortikultura Distan Kota Banjar, Ir.Agus Kostaman, saat ditemui HR, Selasa (25/11/2014), mengatakan, Kota Banjar memiliki sejumlah komoditas buah unggulan, salah satunya Pepaya California.

Berdasarkan data yang tercatat di Distan Kota Banjar, bahwa pada awal tahun 2012 luas areal tanaman Pepaya California di wilayah Kec. Langensari mencapai 10 hektare. Ketika produksinya mulai terlihat melimpah, maka di tahun 2014 berkembang menjadi 103 hektare.

“Lahan seluas 103 hektare itu kini tersebar di sejumlah wilayah, diantaranya di Kecamatan Langesari 73 hektare, Kecamatan Pataruman 16 hektare, Kecamatan Purwaharja 13 hektare dan di wilayah Kecamatan Banjar baru ada 1 hektare. Tercatat sampai triwulan III tahun 2014, produksinya mencapai 7.041 kuintal, dengan kisaran harga jual 2.400 sampai 2.800 rupiah per kilogram,” terang Agus.

Menurut dia, untuk mengantisipasi buah Pepaya California produksi Kota Banjar yang sudah diakui kualitas hasilnya oleh beberapa pasar provinsi dan nasional, maka produksitas perlu ditingkatkan dengan asumsi lahan tetap.

Untuk itu, pemerintah daerah melalui Dinas Pertanian, akan terus mendukung dari segi pendanaan, baik mengambil dari APBD, maupun mencoba mengajukan pendanaan dari APBN.

Dukungan pemerintah itu diperuntukkan mulai dari sarana produksi pertanian dan pasca panen. Salah satu contohnya yakni, pada tahun sebelumnya Distan Kota Banjar memberikan bantuan alat berupa Blender. Sedangkan, untuk pasca panen, bantuan telah diberikan kepada kelompok petani pepaya berupa keranjang dan peti.

Kemudian, dukungan lainnya yang telah dilaksanakan yaitu melalui bimbingan teknis Standar Operasional Prosedur (SOP) bagi petani Pepaya California. Tujuannya agar petani bisa lebih memahami pola tanam buah pepaya dengan memperhatikan berat buah, tingkat kematangan, keseragaman ukuran serta bentuk buah, tingkat kesegaran buah, dan lainnya.

“Mulai tahun 2015, Distan rencananya akan membantu kelompok petani pepaya, terkait kebutuhan sarana penyiraman tanaman yaitu berupa mesin pompa,” kata Agus.

Pihaknya berharap gairah petani buah Pepaya California di Kota Banjar akan semakin besar. Diantaranya memperluas, mengembangkan dan meningkatkan produksi serta kualitas produknya, sehingga memiliki daya saing dengan produk buah import.

Kebijakan tersebut merupakan peluang bagi petani di Kota Banjar untuk semakin memantapkan potensi unggulan buah pepaya, agar semakin eksis dan menguasasi pasar nasional. Karena, potensi Kota Banjar, khususnya di wilayah Kec. Langensari, terdapat banyak lahan hamparan datar yang cocok untuk pengembangan dan produktifitas buah. (Nanks/Koran-HR)