Imbas Kenaikan BBM, Petani di Pangandaran Keluhkan Mahalnya Sewa Traktor

Ilustrasi. Foto: Ist/Net

faf

Pangandaran, (harapanrakyat.com),-

Menyusul naiknya harga bahan bakar minyak (BBM), sejumlah petani di wilayah Desa Cibogo, Kecamatan Padaherang, Kabupaten Pangandaran, mengeluhkan mahalnya sewa traktor. Bahkan kenaikan tarif ongkos sewa traktor mencapai 50 persen.

Emid, Petani asal Cibogo, Jum’at (27/11/2014), mengaku kenaikan harga sewa traktor tersebut dilandasi karena naikknya harga BBM.

Kepala Desa Cibogo, Ayim, Jum’at (28/11/2014), mengatakan, tarif bajak sawah dengan menggunakan traktor saat ini mencapai Rp 175 ribu perseratus bata dari Rp 115 ribu. Kemudian bajak di sawah tadah hujan kini menjadi Rp 160 ribu perseratus bata dari Rp. 100 ribu.

Di wilayah desanya, kata Ayim, terdapat sekitar 102 hektar areal pesawahan. Sawah itu mayoritas milik petani. Areal itupun terbagi menjadi dua blok, pertama sawah irigasi yang luasnya mencapai 68 hektar, dan sisanya sawah tadah hujan. (Ntang/R4/HR-Online)

KOMENTAR ANDA