Minggu, Agustus 14, 2022
BerandaBerita CiamisIni Penyebab ISSI Ciamis Tarik 18 Atlit Balap Sepeda di Porda Bekasi

Ini Penyebab ISSI Ciamis Tarik 18 Atlit Balap Sepeda di Porda Bekasi

Ketua Pengcab ISSI Ciamis, H. Iing Syam Arifin. Foto: es/HR

Ciamis, (harapanrakyat.com),-

Karena merasa dicurangi, Pengcab ISSI Ciamis memutuskan menarik 18 atlit balap sepeda di perhelatan Pekan Olah Raga Daerah (PORDA) ke 12 di Bekasi.

Langkah itu diambil, menurut Ketua Pengcab ISSI Ciamis, H. Iing Syam Arifin, yang juga Bupati Ciamis, sebagai bentuk protes dan kekecewaan kepada panitia PORDA, khususnya Panpel cabang olahraga (Cabor) balap sepeda.

Iing menjelaskan kecurangan yang terjadi, salah satunya dengan pencoretan nama para atlit dari daftar, serta adanya dua atlet dimainkan dalam satu nomor pertandingan.

Selain itu, kata Iing, ketiga atlitnya yang di coret merupakan lawan tangguh pesepeda dari Kabupaten/Kota lainnya, dan mereka sering meraih medali emas. Ketiga atlit itu, Kusmawati Yazid, Chandra Rafsanzani, dan Bandi Sugito.

“Alasan pencoretan karena atlit dapat sanksi dari PB ISSI, akibat tidak ikut dalam event kelas Asia di Lubuklinggau Sumsel. Padahal, Kusmawati Yazid baru pulang dari kejuaraan kelas Asia di Filippina,” jelas Iing pada HR Online, Senin, (17/11/2014).

Kegeraman Pengcab ISSI Ciamis, lanjut Iing, dikarenakan pemberian sanksi dilakukan secara tiba-tiba, dan tak jelas. Akhirnya, merugikan tim balap sepeda Kab. Ciamis untuk meraih medali emas. “Harusnya prosedural. Surat teguran dan mempersilakan atlit mengajukan banding terlebih dahulu,” tandasnya.

Ketidakikut sertaan ke Lubuklinggau, tidak hanya dilakukan Kabupaten Ciamis saja. Menurut Iing, banyak Kab/Kota lain pun tidak mengikutinya. Akan tetapi, tidak mengalami pencoretan.

“Di PORDA ini, dari delapan medali emas yang diperebutkan, kami telah mengincar tiga medali emas dari atlit andalan yaitu, Arin Iswana dan Tonton Sutanto. Tapi panitia malah memainkan mereka satu kali, dengan mempertemukan keduanya. Itu pembunuhan raihan medali,” ketusnya.

Itulah kecurangan yang dirasakan Pengcab ISSI Ciamis, dan berakhir dengan sengaja memutus tradisi juara umum medali emas dari balap sepeda. “Kelima atlit yang tidak dimainkan merupakan pendulang emas bagi Ciamis maupun Jabar, baik event daerah maupun Nasional. PORDA kali ini buruk sekali, saya sudah lapor Gubernur, dan menyerahkan surat pengunduran diri Cabor Sepeda,” tukasnya. (es/R1/HR-Online)