Jumat, Agustus 12, 2022
BerandaBerita BanjarLagi, Perkebunan Mandalare Banjar Jadi Tempat Mojok ABG

Lagi, Perkebunan Mandalare Banjar Jadi Tempat Mojok ABG

Salah satu lokasi di kawasan Perkebunan Mandalare, Desa Sinartanjung, Kec. Pataruman, Kota Banjar, yang biasa dijadikan tempat mojok sejumlah pasangan anak baru gede (ABG). Photo: Eva Latifah/HR

Salah satu lokasi di kawasan Perkebunan Mandalare, Desa Sinartanjung, Kec. Pataruman, Kota Banjar, yang biasa dijadikan tempat mojok sejumlah pasangan anak baru gede (ABG). Photo: Eva Latifah/HR
Salah satu lokasi di kawasan Perkebunan Mandalare, Desa Sinartanjung, Kec. Pataruman, Kota Banjar, yang biasa dijadikan tempat mojok sejumlah pasangan anak baru gede (ABG). Photo: Eva Latifah/HR

Ciamis, (harapanrakyat.com),-

Selain kawasan Perkebunan Batulawang, rupanya Perkebunan Mandalare milik PTPN VIII Batulawang di wilayah Desa Sinartanjung, Kec. Pataruman, Kota Banjar, juga menjadi tempat yang dianggap aman untuk indehoy oleh sejumlah pasangan anak baru gede (ABG).

Awang (32), salah seorang buruh penyadap getah karet di Perkebunan Mandalare, mengungkapkan, biasanya sejumlah pasangan ABG mulai terlihat mojok di kawasan tersebut setelah bubar jam pelajaran sekolah.

“Itu kalau hari-hari biasa. Tapi terkadang ada juga saat jam pelajaran sekolah, mungkin mereka bolos. Kalau hari Minggu atau hari libur lainnya kadang jam sepuluhan juga mereka sudah ada yang datang. Bahkan sore harinya sampai menjelang magrib pun masih ada,” tutur Awang, ketika dijumpai HR, Sabtu (25/10/2014).

Menurut dia, kawasan Mandalare memang cukup sepi. Meski setiap harinya ada saja kendaraan warga yang melintas ke daerah itu, namun tidak seramai di kawasan Perkebunan Batulawang.

Keadaan itu dimanfaatkan oleh sejumlah pasangan remaja yang masih berstatus pelajar, baik tingkat SMP maupun SMA, sebagai tempat untuk berpacaran karena lokasi tersebut dianggap aman.

“Mereka sepertinya sudah tidak takut atau malu lagi terlihat oleh penyadap maupun warga yang melintas di jalan perkebunan ini. Sebetulnya kita juga pernah beberapa kali menegur mereka supaya tidak berpacaran di sini, tapi tidak mempan, mereka datang lagi datang lagi,” kata Awang.

Ungkapan serupa dikatakan Mulyono (46), buruh sadap lainnya. Menurut dia, sejumlah pasangan ABG yang biasa mojok di kawasan Perkebunan Mandalare mungkin akan jera jika sudah ditertibkan oleh petugas Satpol PP.

“Kalau tidak salah, saya juga pernah melihat ada mobil Satpol PP patroli ke sini. Hanya saja waktu itu kebetulan sedang tidak ada yang mojok. Ya kalau bisa mungkin harus lebih sering lagi patroli ke kawasan sini,” harap Mulyono. (Eva/Koran-HR)