Selasa, Agustus 9, 2022
BerandaBerita CiamisBerita BanjarsariMotif Pembunuhan Mayat Dalam Karung di Ciamis, Karena Masalah Utang

Motif Pembunuhan Mayat Dalam Karung di Ciamis, Karena Masalah Utang

Batu yang digunakan pelaku saat menghabisi korban. Dan batu tersebut dimasukan ke dalam karung bersama mayat korban. Foto: Entang Saeful Rachman/HR

Ciamis, (harapanrakyat.com),-

Setelah memastikan indentitas mayat tak dikenal yang ditemukan mengembang terbungkus dalam karung, di aliran Sungai Citanduy, tepatnya di Kecamatan Wanareja, Kabupaten Cilacap, jajaran kepolisian Polsek Lakbok Kabupaten Ciamis kemudian bergerak cepat untuk mengusut siapa pelaku pembunuhan tersebut.

Tak perlu waktu lama, polisi pun akhirnya mengantongi identitas si pelaku. Setelah dilakukan pengejaran, pelaku yang diketahui bernama Ade Karna (55), warga Dusun Cikawung RT 33/RW 09 Desa Cintaratu, Kecamatan Lakbok, Kabupaten Ciamis, akhirnya berhasil diciduk polisi di rumah temannya di Kecamatan Wanareja, Kabupaten Cilacap. (Baca juga: Mayat Wanita Dalam Karung Diketahui Warga Lakbok Ciamis)

Kapolsek Lakbok AKP, Edih Permana, membenarkan hal itu. Menurutnya, berbekal dari keterangan saksi dan barang bukti, akhirnya pelaku pembunuhan dengan korban Komoh berhasil ditangkap. “Pelaku adalah tetangga korban,” katanya, kepada HR, Selasa (04/11/2014).

Saat diperiksa penyidik, di Mapolsek Lakbok, Ade Karna, pelaku pembunuhan, mengaku motif pembunuhan dilatarbelakangi dari kekesalannya terhadap korban yang sulit membayar utang.

“Dia (korban) punya utang kepada saya sebesar Rp. 1.6 juta. Namun, setelah beberapa kali ditagih, dia sulit membayar utangnya,” katanya.

Saking kesal saat menagih utang selalu tidak berhasil, kata Ade, dirinya pun akhirnya melampiaskan kekesalannya dengan membantingkan batu besar ke kepala korban. Tak hanya itu, pelaku pun mencekik leher korban hingga akhirnya tewas.

“ Waktu itu saya panik, karena tidak menyangka korban sampai tewas,” katanya.

Setelah diketahui korban sudah tak bernyawa, pelaku pun mencoba menghilangkan jejak pembunuhan. Saat itu, dia memasukan korban ke dalam karung dan kemudian diberi pemberat batu besar bekas memukul korban. Hal itu agar mayat korban tenggelam ke dasar Sungai Citanduy.

Kini, pelaku terancam pasal ‎​Pasal 340 jo 338 jo 365 dengan ancaman 20 tahun penjara. (Ntang/R2/HR-Online)