Saat Bonceng Pacarnya, Seorang Remaja di Banjar Dikeroyok Hingga Babak Belur

Foto: Ilustrasi

Banjar, (harapanrakyat.com),-

Nasib malang menimpa Aji, seorang remaja warga Kelurahan Banjar, Kecamatan Banjar, Kota Banjar. Kamis (27/11/2014) malam lalu, dia dihajar oleh tiga orang remaja tanpa sebab yang jelas. Akibatnya, Aji mengalami luka lebam di beberapa bagian tubuhnya.

Peristiwa ini berawal ketika Aji yang membonceng Desi, pacarnya, sekitar pukul 21.00 WIB, melintas di Jalan Gerilya Pamongkoran. Tiba-tiba, saat laju motornya berada didepan kantor Kejari Banjar, dia menyalip 2 sepeda motor yang tengah melaju pelan. Namun, entah apa sebabnya, kedua motor itu lalu mengejar Aji. “Padahal saya menyalip mereka biasa-biasa saja, saya juga tidak ngebut,” kata Aji.

Tak lama berselang, motor yang ditumpangi Aji langsung dipepet oleh salah satu dari 2 motor tersebut. “Yang satu memepet saya, kemudian yang satunya lagi datang menyusul. Semuanya ada tiga orang,” kata Aji, di Mapolsek Banjar, Jum’at (28/11/2014).

Ketiga orang yang diketahui bernama Aldi, Bobi dan Ages itu langsung menghardik Aji.”Saya sempat bertanya apa masalahnya, apa salah saya. Tapi mereka malah menonjok muka saya,” kata Aji.

Dikeroyok oleh tiga orang, tentu saja saja membuat Aji kewalahan. Bak bik buk, beberapa pukulan mendarat di wajah Aji.

Desi yang menyaksikan kekasihnya dihajar tanpa alasan yang jelas, hanya bisa menjerit-jerit. Beruntung jeritannya itu didengar sejumlah warga Pamongkoran. Warga berdatangan untuk melerai, apalagi sebagian warga ada yang mengenal Desi.

Setelah dilerai, warga curiga karena ketiga remaja itu mulutnya bau alkohol. Warga mencoba mengamankannya, tapi Aldi berhasil kabur. Akhirnya hanya Bobi dan Ages saja yang diserahkan warga ke Polsek Banjar. Polisi pun langsung turun tangan, mengamankan permasalahan ini.

“Kami langsung mengusut kasus ini. Ternyata memang kasus ini dipicu oleh ketiga pelaku yang mabuk,” kata Kapolsek Banjar, Kompol Suwignyo, di Mapolsek Banjar, Jum’at (28/11/2014).

Kedua pelaku pun sudah diamankan berikut kendaraannya. Tapi Aji rupanya memaafkan perlakukan remaja tersebut, sehingga masalah ini diselesaikan dengan cara kekeluargaan. Polisi pun akhirnya melepas kedua pelaku.

“Kami juga sudah melakukan pemeriksaan intensif karena ada kekhawatiran para pelaku ini merupakan anggota geng motor. Tapi sejauh ini tidak terbukti. Karena sudah diselesaikan secara kekeluargaan. para pelaku hanya dikenakan wajib lapor,” kata Suwignyo. (Hermanto/R2/HR-Online)

KOMENTAR ANDA