Jumat, Agustus 19, 2022
BerandaBerita CiamisSaat Nginjak Lantai Ruangan Perpus Terasa Panas, Siswa di Ciamis Geger

Saat Nginjak Lantai Ruangan Perpus Terasa Panas, Siswa di Ciamis Geger

Pihak kepolisian memasang police line di sekitar ruangan perpustakaan MTs Negeri 1 Cijeungjing, yang lantainya terjadi pemasanan, Jum’at (21/11/2014) siang. Foto: Heri Herdianto/HR

Saat Nginjak Lantai Ruangan Perpus Terasa Panas Siswa di Ciamis Geger

Ciamis, (harapanrakyat.com),-

Terjadi fenomena aneh dan langka di kampus MTs Negeri 1 Cijeungjing Kabupaten Ciamis. Warga sekolah dikejutkan dengan terjadinya pemanasan pada lantai ruang perpustakaan. Hal itu diketahui setelah sejumlah siswa mengaku bahwa kakinya tersengat suhu panas ketika menginjak lantai ruang perpustakaan, Jum’at (21/11/2014) siang.

Kontan saja, kejadian aneh itu membuat warga sekolah geger. Mereka langsung melaporkan kejadian itu ke pihak sekolah. Setelah diteliti pihak sekolah, ternyata benar lantai ruangan perpustakaan mengalami pemanasan seperti halnya sebuah tangku tengah memasak air.

Menurut Abeng, Guru MTs Negeri 1 Cijeugjing, siswanya sempat panik ketika mereka khendak ke ruangan perpustakaan, kakinya tiba-tiba seperti menginjak benda panas. Kejadian itupun membuat warga sekolah geger. “Saya tadi mendapat laporan dari siswa, katanya ubin lantai di ruangan ini panas, seperti di bawahnya terdapat api,” ungkapnya, Jum’at (21/11/2014) siang.

Setelah dicek ternyata laporan itu benar, lanjut Abeng, pihaknya langsung menghubungi polisi dan petugas dari instansi terkait. “Polisi langsung memasang police line di sekeliling ruangan ini. Hal itu dilakukan untuk mencegah terjadinya hal yang tidak diinginkan,” ujarnya.

Menurut Abeng, awalnya lantai yang mengalami pemanasan hanya beberapa saja. Namun, semakin lama semakin merembet ke lantai lainnya. “Sekarang hampir seluruh lantai di ruangan ini ubinnya panas,” imbuhnya.

Hingga berita ini ditulis, belum diketahui penyebab terjadinya pemanasan pada lantai di sekolah tersebut. Pihak kepolisian dan instansi terkait masih melakukan penelitian untuk mengetahui penyebab tersebut. (Her/R2/HR-Online)