Sabtu, Agustus 20, 2022
BerandaBerita BanjarWarga & Aparat Perbaiki Rumah Korban Beliung di Rejasari Banjar

Warga & Aparat Perbaiki Rumah Korban Beliung di Rejasari Banjar

Warga dan unsur aparatur pemerintah di Kec. Langensari, bergotong royong memperbaiki 6 rumah yang diterjang angin puting beliung di dusun Sindanggalih, Desa Rejasari, Kec. Langensari, Kota Banjar, Rabu, (19/11/2014). Foto: Nanang S/HR.

Warga dan unsur aparatur pemerintah di Kec. Langensari, bergotong royong memperbaiki 6 rumah yang diterjang angin puting beliung di dusun Sindanggalih, Desa Rejasari, Kec. Langensari, Kota Banjar, Rabu, (19/11/2014). Foto: Nanang S/HR.
Warga dan unsur aparatur pemerintah di Kec. Langensari, bergotong royong memperbaiki 6 rumah yang diterjang angin puting beliung di dusun Sindanggalih, Desa Rejasari, Kec. Langensari, Kota Banjar, Rabu, (19/11/2014). Foto: Nanang S/HR.

Banjar, (harapanrakyat.com),-

Warga dan aparatur pemerintahan Kec. Langensari, bergotong royong memperbaiki 6 rumah yang diterjang angin puting beliung, pada Selasa, (18/11/2014), di dusun Sindanggalih, Desa Rejasari, Kec. Langensari.

Mereka memperbaiki kerusakan rumah warga pada bagian atap, dengan memasang kembali genteng yang telah diterbangkan angin sebelumnya saat musibah itu terjadi. Dan mengganti sejumlah kayu penyangga yang ikut rusak karena terjangan angin.

Camat Langensari, Moch. Dasuki, SH. M.Si., bersama unsur dari Polsek dan Koramil Langensari berserta warga terlihat bahu membahu memperbaiki 6 rumah di tiga Rt yang terkena musibah.

“Gotong royong ini agar warga yang terkena musibah bisa cepat menempati rumahnya kembali, serta membereskan sejumlah pohon yang tumbang menghalangi jalan,” ucapnya pada HR Online, Rabu, (19/11/2014).

Memasuki musim penghujan kali ini, Dasuki meminta warga untuk selalu waspada menghadapi kemungkinan terjadinya bencana. Selain itu, pihaknya juga telah melaporkan jumlah rumah yang terkena bencana kepada pihak BPBD Kota Banajr.

“Laporan tersebut ditujukan agar warga sesegera mungkin mendapat bantuan logistik,” tukasnya. (Nanang S/R1/HR-Online)