Sabtu, Agustus 13, 2022
BerandaBerita PangandaranWisatawan Terseret Arus Ditemukan Tewas di Batu Mandi Pangandaran

Wisatawan Terseret Arus Ditemukan Tewas di Batu Mandi Pangandaran

Petugas Polair dan Balawisata Pangandaran saat mengevakuasi jenazah Rafli yang tenggelam sejak Jum’at, (21/11/2014), akhirnya ditemukan di wilayah pantai Batu Mandi Cagar Alam, Minggu pagi, (23/11/2014), sekitar pukul 09.00 WIB. Foto: Ntang sr/HR.

Petugas Polair dan Balawisata Pangandaran saat mengevakuasi jenazah Rafli yang tenggelam sejak Jum’at, (21/11/2014), akhirnya ditemukan di wilayah pantai Batu Mandi Cagar Alam, Minggu pagi, (23/11/2014), sekitar pukul 09.00 WIB. Foto: Ntang sr/HR.
Petugas Polair dan Balawisata Pangandaran saat mengevakuasi jenazah Rafli yang tenggelam sejak Jum’at, (21/11/2014), akhirnya ditemukan di wilayah pantai Batu Mandi Cagar Alam, Minggu pagi, (23/11/2014), sekitar pukul 09.00 WIB. Foto: Ntang sr/HR.

Pangandaran, (harapanrakyat.com),-

Petugas Polair dan Balawisata Pangandaran akhirnya menemukan jenazah wisatawan asal Sumedang, yang terseret arus pantai Jum’at (21/11/2014). Rafli ditemukan tewas di wilayah pantai Batu Mandi Cagar Alam, Minggu pagi, (23/11/2014), sekitar pukul 09.00 WIB.

Rafli warga Desa Mekarjaya, Rt 02/08, Kec. Sumedang Utara, sebelumnya berenang di Pos 4 pantai barat beserta tiga saudaranya. Nasib naas menimpa mereka hingga terseret arus, sementara tiga saudaranya berhasil diselamatkan.’

“Mereka awalnya berenang di zona terlarang tanpa menggunakan alat bantu renang seperti papan selancar atau bugyboard. Ditambah lagi saat itu air sedang pasang,” jelas Dodo Taryana, Ketua Balawisata Pangandaran pada HR Online.

Polair dan Balawisata, lanjut Dodo, selalu menghimbau wisatawan untuk berhati-hati, dan mentaati rambu larangan yang sudah dipasang petugas. (Ntang sr/R1/HR-Online)

Berita Terkait:

4 Wisatawan Asal Sumedang Tenggelam di Pangandaran, 1 Belum Ditemukan