30 Koperasi Tidak Aktif di Banjar Terancam Dicabut Badan Hukum

Foto: Ilustrasi.

Banjar, (harapanrakyat.com),-

Sebanyak 30 Koperasi tidak aktif di Kota Banjar, pada tahun 2015 terancam akan dicabut badan hukumnya.

Hal itu dilakukan sebagai pelaksanaan program penataan dan pengembangan Koperasi, yang dilakukan Disperindagkop Kota Banjar.

Dari 30 koperasi yang akan dicabut itu, Menurut Kasi Kelembagaan Koperasi, Disperindagkop Kota Banjar, Yadi Suryadi Praja, S.Sos., merupakan jumlah akumulasi dari tahun 2011, dan kebanyakan bergerak dibidang Koperasi Simpan Pinjam (KSP).

“Pencabutan dikarenakan sudah tidak berjalan dan berfungsi dengan baik. Dan mereka sudah tidak menyelenggarakan rapat anggota tahunan (RAT) selama dua tahun berturut-turut,” jelasnya kepada HR Online, Jumat, (12/12/2014).

Menindak tegas koperasi yang tidak berjalan dan berfungsi sebagaimana mestinya itu, lanjut Yadi, merupakan program intansinya pada tahun 2015 mendatang. Dan pihaknya menegaskan, pencabutan tersebut merupakan kewenangan penuh pihaknya.

“Dari 167 koperasi di Kota Banjar, sampai akhir 2014 telah terdata 40 koperasi aktif. Dan 30 tidak aktif dan sisanya sebanyak 97 koperasi bisa dikatakan mati suri,” ungkapnya.

Keempat puluh koperasi yang aktif itu telah melaksanakan RAT setiap tahunnya. Sementara sebanyak 30 koperasi tidak mampu melaksanakan RAT dua tahun berturut-turut.

“Sembilan puluh tujuh lainnya akan kami kualifikasikan lagi, mudah-mudahan bisa diselamatkan. Dan kami terus berupaya melakukan pembenahan serta penataan manajemen koperasi,” tandasnya.

Diharapkan Yadi, pada tahun 2015, penciutan jumlah koperasi akan berdampak pada meningkatnya kualitas koperasi yang mampu berjalan dengan baik. (Nanang S/R1/HR-Online)

KOMENTAR ANDA