Rabu, Agustus 17, 2022
BerandaBerita CiamisBangun Perekonomian Ciamis, 3 Elemen Harus Sejalan Realisasikan RIPE

Bangun Perekonomian Ciamis, 3 Elemen Harus Sejalan Realisasikan RIPE

Kepala Bappeda Kabupaten Ciamis, Drs. H. Kusdiana, MM

Ciamis, (harapanrakyat.com),-

Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Ciamis menyatakan, Rencana Induk Pembangunan Ekonomi (RIPE) Kabupaten Ciamis tahun 2015-2019 merupakan ruh pemersatu bagi elemen pemerintah, pengusaha dan masyarakat untuk membangun perekonomian daerah. Ketiga elemen ini diharapkan bisa sejalan dan beriringan untuk merealisasikan RIPE Kabupaten Ciamis 2015-2019 tersebut.  

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Ciamis, Drs. H. Kusdiana, MM, didampingi Kepala Bidang Perekonomian, M. Iskandar, Drs.,M.Si, Selasa (2/12/2014), mengatakan, saat ini RIPE Kabupaten Ciamis 2015-2019 masih dalam proses penyusunan. Rencananya pada akhir Bulan Desember 2014 mendatang, RIPE tersebut akan diterbitkan.

Kusdiana menjelaskan, penyusunan RIPE Kabupaten Ciamis 2015-2019 tersebut merujuk pada rencana dan strategi (Renstra) serta program kegiatan yang terdapat di setiap Satuan Perangkat Daerah (SKPD) yang ada di lingkungan Pemerintahan Kabupaten Ciamis. RIPE ini juga akan digunakan sebagai acuan SKPD dalam mencapai sasaran program-program kegiatan yang sudah dicanangkan.

“Dengan kata lain, SKPD memiliki peran masing-masing sesuai dengan tugas dan fungsinya. Keberadaan RIPE ini juga sebagai acuan agar kegiatan di masing-masing SKPD lebih terarah dan tepat sasaran. RIPE ini juga untuk menghindarkan adanya ego sektoral dan saling tumpang tindih pekerjaan,” kata Kusdiana.

Lebih lanjut, Kusdiana menyampaikan, pembangunan ekonomi pada hakikatnya merupakan serangkaian usaha atau kegiatan yang ditujukan untuk meningkatkan pendapatan, memperluas lapangan pekerjaan, pemerataan pendapatan, meningkatkan hubungan ekonomi antar daerah dan mengusahakan pergeseran kegiatan ekonomi dari sektor primer ke sektor tersier.

“Kemakmuran masyarakat dapat ditunjukkan oleh adanya peningkatan kesejahteraan masyarakat yang salah satu indikatornya adalah pertumbuhan ekonomi baik nasional ataupun daerah,” ungkapnya.

Sebelumnya, Kabid Perekonomian, M. Iskandar menyebutkan bahwa perekonomian Kabupaten Ciamis lima tahun terakhir ini menunjukkan peningkatan yang cukup menggembirakan, dimana pertumbuhan ekonomi tertinggi terjadi pada Tahun 2011, dengan Laju Pertumbuhan Ekonomi mencapai 5,11 persen.

Iskandar menjelaskan, pembangunan Kabupaten Ciamis pasca DOB Pangandaran secara umum masih bertumpu kepada sektor dominan, antaralainsektor pertanian, sektor perdagangan, hotel dan restoran, serta sektor jasa-jasa.

“Ketiga sektor ini memberi kontribusi sekitar 69,19 persen.Dengan demikian apabila fokus pembangunan di Kabupaten Ciamis pasca DOB Pangandaran diarahkan pada ketiga sektor tersebut, maka akan berdampak secara signifikan terhadap peningkatan kinerja perekonomian secara keseluruhan,” tandasnya.

Iskandar menuturkan, Rencana Pembangunan Ekonomi Kabupaten Ciamis lima tahun kedepan merupakan bagian dari Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Ciamis Tahun 2014-2019 yang telah ditetapkan dalam Peraturan Daerah Kabupaten Ciamis Nomor 13 Tahun 2014.

“Agar RPJMD tersebut dapat dioperasionalisasikan, maka perlu disusun rencana induk pembangunan ekonomi jangka menengah,” katanya.

Saat ini, kata Iskandar, Bappeda Kabupaten Ciamis tengah menyusun Rencana Induk Pembangunan Ekonomi (RIPE) di Kabupaten Ciamis Tahun 2014-2019. RIPE ini ini sengaja disusun untuk memberikan informasi dan pedoman bagi para pemangku kepentingan termasuk pelaku usaha dan masyarakat dalam melakukan aktivitas ekonomi.

Iskandar menambahkan, terdapat tiga tujuan dalam penyusunan RIPE tahun 2014-2019 ini, diantaranya, pertama, menetapkan orientasi pembangunan ekonomi sektoral dan wilayah, kedua, optimalisasi pemanfaatan seluruh sumberdaya (natural capital, human made capital, human capital dan social capital). Dan ketiga, pedoman untuk mengarahkan dan mengendalikan tingkat dan pertumbuhan variabel-variabel makroekonomi.

“Mudah-mudahan dengan tersusunnya Rencana Induk Pembangunan Ekonomi Kabupaten Ciamis Tahun 2015-2019, kebijakan pembangunan ekonomi kedepan akan lebih efektif dan efisien. Selain itu, diharapkan perekonomian Kabupaten Ciamis dapat tumbuh lebih pesat,” pungkasnya. (deni/Koran-HR)