Selasa, Agustus 9, 2022
BerandaBerita PangandaranBanjir Kalipucang Pangandaran Paksa Warga Nginap di Tanggul

Banjir Kalipucang Pangandaran Paksa Warga Nginap di Tanggul

Warga korban banjir di dusun Dahon Malang, Desa Banjarharja, Kec. Kalipucang, Kab. Pangandaran, sudah tiga hari terpaksa harus tinggal di atas tanggul sungai Citanduy. Foto: Ntang sr/HR.

Warga korban banjir di dusun Dahon Malang, Desa Banjarharja, Kec. Kalipucang, Kab. Pangandaran, sudah tiga hari terpaksa harus tinggal di atas tanggul sungai Citanduy. Foto: Ntang sr/HR.
Warga korban banjir di dusun Dahon Malang, Desa Banjarharja, Kec. Kalipucang, Kab. Pangandaran, sudah tiga hari terpaksa harus tinggal di atas tanggul sungai Citanduy. Foto: Ntang sr/HR.

Kalipucang, (harapanrakyat.com),-

Warga korban banjir di dusun Dahon Malang, Desa Banjarharja, Kec. Kalipucang, Kab. Pangandaran, sudah tiga hari terpaksa harus tinggal di atas tanggul sungai Citanduy.

Menurut keterangan salah seorang korban banjir, Enok (45), dirinya dan keluarganya mengungsi ke tanggul dikarenakan luapan banjir yang terjadi tiga hari lalu, hingga kini belum juga surut.

“Banjir bukanya surut, malah terus semakin bertambah, dan kami khawatir bila tidak mengungsi ke tanggul,” jelasnya kepada HR Online, Kamis, (25/12/2104).

Enok dan korban banjir lainnya berharap adanya bantuan bagi para pengungsi, baik itu tenda ataupun logistik pangan.

Kepala BPBD Kab. Pangandaran, Nana Rohena, saat dikonfirmasi HR Online, mengatakan, pihaknya hari ini, Kamis, (25/12/2014), akan segera turun ke lokasi banjir di Kalipucang.

“Kami akan memberikan bantuan berupa selimut, makanan instan, beras, tenda dan obat-obatan,” jelasnya.

Nana Rohena meminta maaf atas keterlambatan dari pihaknya dalam merespon korban banjir. Hal itu, menurutnya, karena Badan yang dipimpinnya itu baru berumur 1,5 bulan. (Ntang sr/R1/HR-Online)