Selasa, Agustus 16, 2022
BerandaBerita BanjarDemo Mahasiswa di Kejari Banjar Nyaris Ricuh

Demo Mahasiswa di Kejari Banjar Nyaris Ricuh

Aksi saling dorong antara aparat keamanan dengan mahasiswa yang melakukan demo di depan kantor Kejaksaan Negeri Banjar. Photo: Hermanto/HR.

_DSC0055

Banjar, (harapanrakyat.com),-

Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) dan mahasiswa STISIP Bina Putera Kota Banjar, Jawa Barat, Rabu siang tadi (10/12/2014), sekitar jam 12.00 WIB, menggelar aksi demo di sejumlah tempat. Aksi tersebut dalam rangka mempertingati Hari Anti Korupsi.

Sebelum demo, puluhan mahasiswa tersebut melakukan konvoi dengan menggunakan sepeda motor dan sempat memacetkan arus lalu-lintas. Kemudian mereka bergerak mendatangi kantor Kejaksaan Negeri (Kejari), KPUD, Setda Kota Banjar, dan DPRD Kota Banjar.

Aksi pertama digelar di depan kantor Kejari Kota Banjar. Para mahasiswa itu membawa sejumlah kertas karton yang salah-satunya bertuliskan “koruptor adalah pembunuh.” Tidak hanya itu, mereka pun membawa ban bekas untuk dibakar.

“Korupsi adalah musuh bangsa yang dapat menyengsarakan masyarakat, serta melahirkan kemiskinan. Siapa pun yang melakukan korupsi, berarti dia tidak punya nurani dan harus dilawan,” ujar Korlap aksi, Herom Munasir.

Dalam aksi tersebut sempat terjadi saling dorong antara aparat keamanan dan mahasiswa, karena para demonstran memaksa Kepala Kejari Banjar diminta keluar kantor menemui mereka. Namun, pada saat itu sedang berada di luar kota, sehingga aksi dorong dapat diredam.

Selanjutnya, aksi mahasiswa tersebut diteruskan menuju ke kantor KPUD Kota Banjar. Saat berorasi di halaman kantor tersebut, mahasiswa pun kembali terlibat saling dorong dengan aparat keamanan. Mereka mendesak para pelaku koruptor yang ada di KPUD untuk keluar.

“Kami tahu, dua orang petinggi KPUD kini sudah dijebloskan ke dalam penjara, namun tidak menutup kemungkinan masih ada pelaku lainnya,” kata Shabit, salah seorang demonstran.

Mahasiswa terus mendesak agar para pelaku koruptor di KPUD secepatnya di bekuk dan diadili. Saat orasi tersebut, tiba-tiba ada seorang mahasiswa yang mengeluarkan kata-kata kotor, dan hal itu sempat memancing emosi aparat keamanan dari Polresta Banjar dan Satpol PP.

Aksi tarik menarik antara mahasiswa dan aparat pun sempat terjadi. Tidak hanya itu, di depan kantor KPUD mahasiswa pun membakar ban bekas. Hal itu membuat suasana semakin tegang.

Sementara itu, Ketua KPUD Kota Banjar, Dani Danial Mucklis, mengatakan, dari awal pihak KPUD Banjar sudah mengikuti proses yang sedang berjalan, dan pihaknya sudah menyerahkan semuanya kepada pihak penegak hukum, dalam hal ini yaitu Kejaksaan Negeri Banjar.

Puas dengan jawaban Dani, kemudian mahasiswa membubarkan diri dengan tertib. (Hermanto/R3/HR-Online)