Sabtu, Agustus 20, 2022
BerandaBerita BanjarDi Banjar, Material Lumpur Bahayakan Jalan Siluman Baru

Di Banjar, Material Lumpur Bahayakan Jalan Siluman Baru

Seorang pengendara sepeda motor melintas dibagian jalan yang dipenuhi material lumpur pegunungan akibat tergerus air hujan. Foto: Eva Latifah/HR.

Seorang pengendara sepeda motor melintas dibagian jalan yang dipenuhi material lumpur pegunungan akibat tergerus air hujan. Foto: Eva Latifah/HR.
Seorang pengendara sepeda motor melintas dibagian jalan yang dipenuhi material lumpur pegunungan akibat tergerus air hujan. Foto: Eva Latifah/HR.

Banjar, (harapanrakyat.com),-

Sejak memasuki musim penghujan, sebagian badan Jl. Bangunharja, tepatnya di Blok Perhutani, Lingkungan Siluman Baru, Kel/Kec. Pataruman, Kota Banjar, dipenuhi material lumpur merah dari perkebunan jati yang tergerus air hujan.

Meski tidak mengganggu arus lalu-lintas, namun sejumlah pengguna jalan mengaku cukup terganggu, sehingga mereka harus lebih berhati-hati saat melintas di bagian jalan tersebut.

Seperti diungkapkan Lilis (37), salah seorang pengemudi sepeda motor, kepada HR, yang saat itu tengah melintas, Selasa (16/12/2014). Warga Lingkungan Siluman Baru itu mengatakan, material tanah dari pegunungan yang tergerus air hujan membuat jalanan menjadi licin.

“Mungkin karena ketinggian aspal jalannya rata dengan tanah, sehingga ketika turun hujan tanah dari gunung yang tergerus air langsung meluber ke jalan. Jadi kondisinya ya seperti ini, jalan menjadi licin, terlebih jenis tanahnya tanah merah. Untuk itu kita harus ekstra hati-hati, karena semalam pun ada sepeda motor yang jatuh,” tutur Lilis.

Pendapat serupa juga diungkapkan Suryaman (49), seorang petani penggarap lahan palawija ada daerah tersebut. Menurut dia, para pengguna jalan harus lebih hati-hati, terlebih bila melintas pada malam hari.

“Selain licin, kondisi jalan juga gelap gulita lantaran tidak ada satu pun lampu penerang, karena lokasinya jauh dari pemukiman penduduk. Saya sebagai warga cuma minta kepada pihak pemerintah, kalau bisa aspal jalannya dinaikkan, dan dipasang lampu penerang jalan,” harapnya.

Suryaman menambahkan, selain untuk meminimalisir terjadinya kecelakaan akibat jalan licin dan gelap, juga menjaga terjadinya tindakan kriminal. Sebab, kondisi jalan gelap dan sepi bisa saja dimanfaatkan orang-orang yang berniat melakukan kejahatan. (Eva Latifah/Koran-HR)