Senin, Agustus 8, 2022
BerandaBerita BanjarDitolak Rujuk, Pria di Banjar Ini Nekad Bawa Kabur Motor Mantan Istrinya

Ditolak Rujuk, Pria di Banjar Ini Nekad Bawa Kabur Motor Mantan Istrinya

Foto: Ilustrasi

Banjar, (harapanrakyat.com),-

Jajaran kepolisian Sektor Pataruman berhasil membekuk seorang pembawa kabur sepeda motor milik Pemerintah Kota Banjar, Selasa (16/12/2014). Pelaku tersebut adalah  MI (34) warga Lingkungan Cikapuncung RT 09 RW 04 Kelurahan/Kecamatan Purwaharja, Kota Banjar.

Selain membawa kabur sepeda motor jenis matic bernopol Z 2891 X ditangkapnya MI oleh pihak kepolisian juga karena telah melakukan penganiayaan terhadap mantan istrinya Kartikawati (33).  Diketahui sepeda motor yang dibawa kabur oleh MI merupakan inventaris negara yang sehari-hari digunakan oleh korban.

PLH Kapolsek Pataruman Ipda Hadi Winarso S.Sos, kepada HR, Jum’at (19/12/2014), menuturkan, awal mula kasus ini terjadi ketika MI yang diketahui merupakan mantan suami korban datang ke rumah korban yang beralamat di Dusun Sukahurip RT 09 RW 04 Desa Sukamukti Kecamatan Pataruman, Senin (15/12/2014). MI datang ke rumah korban bertujuan untuk meminta rujuk kembali. Namun pada saat itu korban menolak permintaan dari pelaku untuk rujuk kembali.

“Pelaku merupakan mantan suami korban, dan ia ingin kembali rujuk bersama korban yang tidak lain adalah mantan istrinya, ” katanya.

Masih kata  Hadi, saat korban menolak permintaan pelaku, ketika itu ada pesan singkat yang masuk ke hanphone milik korban. Karena curiga pelaku pada saat itu langsung merebut hanphone milik korban dan menanyakan SMS yang masuk itu dari siapa. Korban pada saat itu menjawabnya bahwa pesan yang masuk ke handphonnya itu dari salah satu lelaki yang kini dekat dengannya.

Diduga karena cemburu, pelaku langsung mendorong badan korban hingga kakinya lebam akibat membentur tangga. Karena korban merasa takut, ketika itu juga ia langsung lari ke rumah orang tuanya.

Saat korban pergi, MI langsung masuk ke kamar korban dan membawa kabur surat-surat berharga, handphone serta sepeda motor yang kuncinya masih tergantung di motornya.

Keesokan harinya Selasa (16/12/2014) sekitar pukul 12.00 WIB, korban langsung membuat laporan kepolsek Pataruman. Adanya laporan tersebut polisi langsung melakukan penyelidikan dan berhasil menangkap pelaku di rumahnya sekitar pukul 20.15. Selain menangkap pelaku polisi juga berhasil mengamankan sepeda motor yang dibawa kabur.

Menurut Hadi, plat nomor sepeda motor yang tadinya berwarna merah sudah diganti oleh pelaku dengan plat berwarna hitam.  Atas perlakuannya, MI dijerat pasal 362 tentang pencurian dan penganiayaan dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara. (Hermanto/R2/HR-Online)