Jumat, Agustus 12, 2022
BerandaBerita CiamisBerita BanjarsariHalangi Kendaraan, Pohon Beringin Tumbang di Jalan Raya Kertahayu Ciamis

Halangi Kendaraan, Pohon Beringin Tumbang di Jalan Raya Kertahayu Ciamis

Petugas dan warga saat mengevakuasi pohon beringin yang tumbang, di Jalan Raya Banjar- Pangandaran, atau tepatnya di Dusun Cikotok, Desa Kertahayu, Kecamatan Pamarican, Kabupaten Ciamis, Minggu (14/12/2014), sekitar pukul 21.00 WIB, tadi malam. Foto; Entang SR/HR

Halangi Kendaraan, Pohon Beringin Tumbang di Jalan Raya Kertahayu Ciamis

Ciamis, (harapanrakyat.com),-

Sebuah pohon beringin berukuran besar dengan ukuran medium 3 meter tumbang dan menghalangi badan jalan, di Jalan Raya Banjar- Pangandaran, atau tepatnya di Dusun Cikotok, Desa Kertahayu, Kecamatan Pamarican, Kabupaten Ciamis, Minggu (14/12/2014), sekitar pukul 21.00 WIB, tadi malam.

Akibat peristiwa ini, membuat jalur menuju Pangandaran dan sebaliknya mengalami macet total hingga 3 jam. Pasalnya, pohon besar yang tumbang ke badan jalan itu sulit disingkirkan. Untuk menyingkirkan reruntuhan pohon, membutuhkan waktu berjam-jam, lantaran ukurannya yang cukup besar.

Menurut Ipul warga Cikotok Kertahayu, tumbangnya pohon beringin tua ini diduga akibat hujan lebat dan angin kencang yang melanda kawasan tersebut dari sejak sore. Karena tidak kuat menahan sapuan angin kencang, membuat pohon tua itu tidak kuat menahan beban dan akhirnya tumbang.

Kapolsek Pamarican, AKP Subagja, saat dihubungi HR tadi malam, membenarkan adanya peristiwa pohon tumbang di wilayahnya. Menurutnya, tumbangnya pohon tua itu sempat memacatkan jalan raya.

“Saat menutupi badan jalan, reruntuhan pohon sulit disingkirkan karena saking besarnya. Evakuasi pun sempat terhambat karena sulitnya mencari senso gergaji untuk memotong pohon yang ukurannya besar,” ujarnya.

Dari pantauan HR tadi malam, akibat pohon beringin tumbang menghalangi badan jalan, membuat ratusan kendaraan yang khendak menuju Banjar ataupun Pangandaran terjebak kemacetan dan mengular hingga 2 kilometer.

Panit 1 Satlantas Polsek Banjarsari IPDA Agus Mulyadi, SH, mengatakan, terjadinya antrian kendaraan saat terjadi peristiwa pohon tumbang dikarenakan tidak ada jalur alternatif untuk memecah kemacetan, sehingga para pengendara harus rela menunggu hingga proses evakuasi selesai.

“Di daerah Cikotok ini sama sekali tidak ada jalan tembusan atau jalan tikus sebagai jalur alternatif untuk menghubungkan jalur Banjar- Pangandaran,” katanya, di lokasi kejadian, tadi malam. (Ntang/R2/HR-Online)