Jumat, Agustus 12, 2022
BerandaBerita BanjarInilah Masterplan & DED Infrastruktur Persampahan Kota Banjar

Inilah Masterplan & DED Infrastruktur Persampahan Kota Banjar

Workshop penyusunan masterplan & DED persampahan Kota Banjar 2034, yang hadirkan pakar dari ITB. Acara digelar di Aula Setda I, Pemkot Banjar, Kamis, (18/12/2014). Foto: Nanang S/HR.

Workshop penyusunan masterplan & DED persampahan Kota Banjar 2034, yang hadirkan pakar dari ITB. Acara digelar di Aula Setda I, Pemkot Banjar, Kamis, (18/12/2014). Foto: Nanang S/HR.
Workshop penyusunan masterplan & DED persampahan Kota Banjar 2034, yang hadirkan pakar dari ITB. Acara digelar di Aula Setda I, Pemkot Banjar, Kamis, (18/12/2014). Foto: Nanang S/HR.

Banjar, (harapanrakyat.com),-

Workshop penyusunan masterplan & detail enggenering design (DED) infrastruktur persampahan Kota Banjar diproyeksi hingga 20 tahun kedepan.

Pembahasan tersebut digelar di Aula Setda I, Pemkot Banjar, Kamis, (18/12/2014). Walikota Banjar, Hj. Ade Uu Sukaesih, S.IP., M.Si., langsung memimpin acara tersebut, yang dihadiri OPD terkait, pihak legislative, BBWSC, beserta unsur masyarakat.

Masterplan & DED Infrastruktur Persampahan Kota Banjar 2034 itu, menurut Kabid Kebersihan DCKTLH Kota Banjar, Asno Sutarno, sangat penting dilakukan, agar program perencanaan jangka panjang bisa bersinergi satu sama lain.

Perencanan tersebut mengatur target pengurangan sampah, strategi peningkatan kualitas dan jangkauan pelayanan kebersihan, penyediaan sarana dan prasarana, peran serta masyarakat, kerja sama daerah/kemitraan, dan penggunaan teknologi ramah lingkungan.

“Rencana pengembangan infrastruktur pengolahan sampah secara multisimpul (desentralisasi) di dalam kota, menjadi pembahasan dalam workshop tersebut,” tambah Asno.

Dalam penyusunan masterplan tersebut, kata Kasi Kebersihan, Dyah Sita Asri, mendapatkan asistensi dari pakar professional ITB seperti, guru besar bidang teknik lingkungan, Prof. Enri Damanhuri.

“Selain itu ada juga para ahli teknik sipil, geologi, kelembagaan, hukum dan ekonomi. Semua peserta dan stakeholder berkesempatan beraudensi dengan para ahli. Hal itu semua, dalam upaya penanggulangan persampahan di kota Banjar,” tukasnya. (Nanang S/R1/HR-Online)