Selasa, Agustus 9, 2022
BerandaBerita CiamisKadisdikbud Ciamis: Kurtilas Dihentikan Tidak Perlu Diperdebatkan

Kadisdikbud Ciamis: Kurtilas Dihentikan Tidak Perlu Diperdebatkan

Foto: Ilustrasi

Ciamis, (harapanrakyat.com),-

Dihentikannya kurikulum 2013 (Kurtilas) oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Anis Baswedan, tampaknya ditanggapi dingin oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Ciamis.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Ciamis H. Toto Marwoto, mengatakan, berbicara setuju atau tidak terhadap penghentian Kurtilas tergantung dari sudut mana orang menilainya.

Bagi orang yang tidak setuju, lanjut dia, lebih menilai bahwa Kurtilas adalah sebuah metode pembelajaran untuk menjawab tantangan global ke depan. Karenanya, banyak orang yang menyayangkan dengan penghentian Kurtilas tersebut.

Sementara bagi orang yang setuju, ungkap dia, menilai bahwa metoda pembelajaran dalam Kurtilas dinilai banyak yang harus disempurnakan, karena banyak hal yang membuat peserta didik terbebani. Selain itu, tak sedikit juga guru yang sulit menguasai pembelajaran dalam Kurtilias ini.

“Pada dasarnya kurikulum harus diiplementasikan secara flesksibel. Artinya, jangan mempermasalahkan soal isi kurikulumnya, tetapi bagaimana penguasaan dan pengembangan guru dalam memberikan materi pembelajaran kepada anak didiknya,” ujarnya.

”Bagi kami mau menggunakan kurikulum apa saja tidak masalah. Sebenarnya tidak perlu diperdebatkan. Yang paling penting adalah bagaimana kualitas guru. Jadi kalau gurunya berkualitas, memakai kurikulum apapun pasti akan menghasilkan hasil yang baik,” katanya menambahkan.

Toto menuturkan, apapun yang menjadi kebijakan pemerintah, pihaknya harus siap untuk mensukseskan. Karena apapun kurikulumnya tujuannya tetap untuk mencerdaskan anak bangsa.

Disinggung mubadzir atau tidak ketika Kurtilas dihentikan, menurutnya, kalau masalah ilmu rasanya tidak ada yang mubadzir. Pasalnya, bagi para guru apapun yang sudah dikerjakan mulai dari diklat adalah pelajaran yang sangat berharga. (DSW/R2/HR-Online)