Selasa, Agustus 16, 2022
BerandaBerita BanjarPemindahan Napi Solusi Bagi Lapas Kelas 3B Banjar?

Pemindahan Napi Solusi Bagi Lapas Kelas 3B Banjar?

Kepala Lapas Kelas 3B Banjar, Drs. Dadang Sudrajat, M.Si. Foto: Dok HR.

Kepala Lapas Kelas 3B Banjar, Drs. Dadang Sudrajat, M.Si. Foto: Dok HR.
Kepala Lapas Kelas 3B Banjar, Drs. Dadang Sudrajat, M.Si. Foto: Dok HR.

Banjar, (harapanrakyat.com),-

Pemindahan 25 orang warga binaan Lapas kelas 3B ke Lapas Ciamis, konon merupakan upaya menjawab kekurangan tenaga Sipir di Lapas yang memiliki ruang tahanan sebanyak 400 ruangan. Benarkah itu sebuah solusi?.

Sementara dalam beberapa bulan ke belakang di tahun 2014 ini, acapkali media massa memberitakan pemberontakan warga binaan di sejumlah Lembaga Pemasyarakatan salah satu penyebabnya adalah over kapasitas.

Dengan kata lain, jumlah warga binaan melebihi ruang tahanan dan fasilitas lainnya, bagi mereka semasa dalam Lapas.

Menjalani hukuman di Lapas, bukan berarti mengurangi hak-hak hidup layak seorang warga binaan, agar kelak mampu diterima kembali ke lingkungan masyarakat.

Kepala Lapas Banjar, Drs. Dadang Sudrajat, M.Si., saat dikonfirmasi HR online, terkait pemindahan ke 25 orang warga binaan ke Lapas Ciamis, akan menjadi solusi bagi Lapas Kelas 3B Banjar.

“Tentu bukan solusi bagi perbaikan di Lapas Banjar. Namun, ini sudah perintah dari Kadivpas, untuk mengurangi kapasitas warga binaan,” ujarnya, Senin, (29/12/2014).

Dadang kembali meyakinkan HR online, bahwa pihaknya telah berulang kali mengajukan penambahan personil kepada Dirjen Pemasyarakatan untuk meminta bantuan personil dari Alumni Akademi Kepemasyarakatan.

“Kami disini sudah tidak bosan berulang kali mengusulkan penambahan petugas di Lapas Banjar. Kenapa begitu, karena ruangan tahanan disini masih sangat banyak yang kosong. Jumlah semuanya mencapai 400 ruang tahanan,” tandasnya.

Permintaan penambahan petugas itu, lanjut Dadang, bertujuan untuk menertibkan administrasi serta laporan Lapas Banjar dalam rangka peningkatan kinerja. “Jadi tidak hanya sebatas tenaga jaga saja. Banyak hal yang harus terus dibenahi di Lapas Banjar ini,” ucapnya kembali meyakinkan.

Warga binaan yang saat ini menghuni Lapas Banjar sebanyak 259 orang, sementara petugas yang ada hanya sebanyak 24 orang termasuk Kalapas Banjar. (SBH/R1/HR-Online)