Jumat, Agustus 19, 2022
BerandaBerita PangandaranPenduduk Meningkat, Pemkab Pangandaran Upayakan Ketahanan Pangan

Penduduk Meningkat, Pemkab Pangandaran Upayakan Ketahanan Pangan

Penjabat Bupati Pangandaran, DR. Drs. H. Endjang Naffandy, M.Si

Pangandaran, (harapanrakyat.com),-

Seiring dengan peningkatan jumlah penduduk, Pemerintah Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, terus mengupayakan ketahanan pangan. Upaya itu diwujudkan melalui peningkatan produktifitas dan produksi padi.

Penjabat Bupati Pangandaran, DR. Drs. H. Endjang Naffandy, M.Si., Senin (22/12/2014), mengatakan, salah satu upaya peningkatan produksi padi adalah melalui percepatan dan keserempakkan tanam, serta pelaksanaan paket teknologi.

“Ini juga untuk mensukseskan program peningkatan produksi beras nasional (P2BN),” jelas Endjang, saat penyerahan bantuan alat mesin pertanian, di halaman kantor Dinas Kelautan, Pertanian dan Kehutanan (DKPK).

Sebagai wujud nyata untuk merealisasikan upaya itu, Endjang menyalurkan sebanyak 76 unit alat mesin pertanian bagi kelompok petani yang bersumber dari bantuan Pemerintah Propinsi Jawa Barat dan Pemerintah Pusat (APBN).

Ke 76 alat mesin pertanian itu, kata Endjang, meliputi 43 unit hand traktor, 10 unit cultivator dan 23 unit pompa air. Semua alat mesin pertanian itu diserahkan kepada kelompok tani yang ada di 10 kecamatan.

Endjang menyebutkan, selain kelompok tani, pihaknya juga memfasilitasi penyaluran bantuan bagi 10 kelompok usaha bersama (KUBe) senilai Rp 1 miliar. Masing-masing KUBe menerima bantuan sebesar Rp 100 juta.

Di tahun anggaran 2015, Endjang mengaku akan mengupayakan fasilitasi bantuan bagi para petani dan nelayan. Hal itu sengaja dilakukan dalam rangka percepatan tanam dan efesiensi tenaga serta biaya budidaya tanam padi.

Kepala Dinas Kelautan, Pertanian dan Kehutanan (DKPK) Pangandaran, Ir. Adi Nugraha, menambahkan, pihaknya juga memberikan bantuan dan hibah bagi seluruh kelompok di Pangandaran, yang didanai dari APBD Kabupaten Pangandaran. Bantuan itu senilai Rp 1.855 miliar bagi 77 kelompok dan hibah senilai Rp 970 juta. (Mad/Koran-HR)