Jumat, Agustus 19, 2022
BerandaBerita CiamisSoal Lelang Jabatan, Camat Sukadana akan PTUN-kan Pemkab Ciamis

Soal Lelang Jabatan, Camat Sukadana akan PTUN-kan Pemkab Ciamis

Foto: Ilustrasi

lejab

Ciamis, (harapanrakyat.com),-

Tidak puas dengan keputusan pada lelang jabatan Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (BPMPD) Kabupaten Ciamis, yang digelar awal Desember lalu, Camat Sukadana, Drs. Dede Suparman, M.Si, akan mengadukan Pemkab Ciamis ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN).

Langkah itu diambil, setelah tidak mendapat penjelasan yang pasti dari Panitia Lelang Jabatan terkait dirinya dicoret dari calon peserta lelang jabatan.

Kepada HR, Senin (22/12/2014), Dede Suparman, mengatakan, awalnya dia mendaftarkan diri sebagai calon peserta lelang jabatan. Namun, saat pengumuman peserta yang lolos berkas administrasi, dirinya dinyatakan tidak lolos persyaratan karena tidak melampirkan ijasah Strata 1 (S1).

“Saya waktu menyerahkan berkas persyaratan hanya melampirkan ijasah Strata 2 (S2), karena dalam persyaratan lelang jabatan pun disebutkan minimal ijasah S1. Artinya, jika saya memiliki ijasah S2, berarti tidak perlu melampirkan ijasah S1. Karena dalam persyaratan pun disebutkan minimal S1,” tegasnya.

Dede mengatakan, apabila calon peserta lelang jabatan kekurangan syarat administrasi, jangan langsung dicoret begitu saja. Tetapi, seharusnya diberi kesempatan untuk melengkapi persyaratan.

“Saya sudah cek di Pemkab/Pemkot lain yang menggelar lelang jabatan. Di daerah lain, apabila ada peserta yang kurang persyaratan, diberi kesempatan untuk melengkapi. Kalau seandainya tidak bisa melengkapi, baru dicoret. Tetapi yang dialami saya, tidak diberi kesempatan untuk melengkapi,” tandasnya.

Dede mengaku pernah mengirimkan surat protes ke Pantia Penjaringan Lelang Jabatan untuk menanyakan musabab pencoretan dirinya dari peserta lelang jabatan. Namun, lanjut dia, jawaban dari Panitia tidak memuaskan. “ Karena itu, saya akan membawa permasalahan ini ke PTUN,” katanya.

Menurut Dede, dirinya memperkarakan persoalan itu bukan karena berambisi ingin menduduki jabatan, namun lebih kepada mencari kebenaran dan keadilan. “ Saya hanya ingin sistem lelang jabatan ini dilakukan secara fair saja, tidak ada tujuan lain selain itu,” ujarnya.

Dihubungi terpisah, Ketua Panitia Lelang Jabatan Pemkab Ciamis yang juga Asisten Daerah III Pemkab Ciamis, Dra. Hj. Yeyet Trisnayati, enggan berkomentar banyak mengenai gugatan PTUN yang akan diajukan Camat Sukadana. Menurutnya, permasalahan dengan Dede sudah selesai, setalah pihaknya mengirimkan surat jawaban.

“Wah, masalah ini sejak lama juga sudah selesai. Kami sudah menjawab surat dari Pak Dede. Jadi, sudah tidak ada masalah lagi,” katanya, ketika dihubungi HR, via telepon selulernya, Selasa (23/12/2014).

Ketika ditanya lebih jauh, Yeyet enggan berkomentar dan dia malah mematikan telepon selulernya. (Deni/Koran-HR)