Selasa, Agustus 16, 2022
BerandaBerita BanjarStatus BBM Wawali Banjar, Edis: Konten Heboh Bukan dari PIN Darmadji

Status BBM Wawali Banjar, Edis: Konten Heboh Bukan dari PIN Darmadji

Wakil Walikota Banjar, drg. Darmadji Prawirasetia, M.Kes. Foto: Ist/Net

darmadji.jpgwe

Banjar, (harapanrakyat.com),-

Status BlackBery Mesengger (BBM) “hoyong ngabogohan bu Uu euy by bana,” yang sempat menghebohkan, dan diduga milik Wakil Walikota Banjar, drg. Darmadji Prawirasetia, M.Kes., beberapa waktu lalu. Akhirnya, kuasa hukum Darmadji menggelar jumpa Pers untuk mengungkap kronologis sebenarnya. Edis Gunawan SH., dan Yuliana Surya Galih SH., MH., menegaskan, bahwa konten yang berisi mencemarkan nama baik Walikota Banjar, bukan berasal dari BB kliennya.

“Konten itu bukan dibuat oleh Darmadji, karena PIN dari konten tersebut bukan milik Darmadji,” ucap Edis Gunawan, di salah satu rumah makan, Selasa, (23/12/2014).

Edis menduga, telah ada pihak yang sengaja mencuri PIN milik Darmadji, ketika kedua BB milik kliennya sedang berada di counter HP. Dan akhirnya, menimbulkan kesan konten tersebut dibuat kliennya.

Kuasa hukum memaparkan kronologis kejadian kenapa konten itu bisa muncul, dan seolah dilakukan kliennya. Saat itu, Darmadji memiliki sebuah BB type Curve yang kondisinya selalu eror. Karena itu, kliennya bermaksud untuk membeli gadget baru, serta memindahkan semua data yang ada, terutama PIN kontak dari gadget lama.

“Pada Hari Jumat, (12/12/2014), sekitar pukul 13.00 WIB, klien kami menyuruh orang terdekatnya yaitu Sugih Lesmana (25) untuk membeli BB type Onyx 2 ke salah satu counter HP, lantaran Sugih sudah tahu password BB milik Darmadji. Saat itu juga, sekitar pukul 16.00 WIB, semua data di BB type Curve telah berpindah ke BB baru, dan sudah dikembalikan ke Darmadji,” paparnya.

Kemudian, pada hari Senin pagi, (15/12/2014), Darmadji menerima informasi dari anaknya, bahwa ia menerima BBM dari seseorang yang berisikan konten dengan tulisan mencemarkan nama baik Walikota Banjar.“Itu dikirim pada hari Minggu (14/12/2014) sekitar pukul 22.30 WIB,” tambah Edis.

Setelah kejadian tersebut, kata Edis, Darmadji langsung memanggil Sugih dan pemilik counter Hans Celuler, untuk meminta kejelasan mengenai hal tersebut. “Jadi jelaskan, konten itu bukan berasal dari PIN klien kami,” tegasnya lagi. (Hermanto/Koran-HR)