Sabtu, Agustus 20, 2022
BerandaBerita BanjarTerkait Kaburnya 6 Tahanan Lapas Banjar, Si Pembawa Gergaji Terungkap

Terkait Kaburnya 6 Tahanan Lapas Banjar, Si Pembawa Gergaji Terungkap

Petugas Lapas Banjar menunjuk gorong-gorong persembunyian Yana Setiawan yang kabur pada Senin pagi (22/12/2014) bersama kelima rekannya. Gorong-gorong tersebut masih berada di dalam areal Lapas Banjar. Foto Bawah: petugas Lapas menunjukan gergaji yang dipakai para tahanan yang kabur untuk memotong terali besi. Foto: Hermanto/HR

Petugas Lapas Banjar menunjuk gorong-gorong persembunyian Yana Setiawan yang kabur pada Senin pagi (22/12/2014) bersama kelima rekannya. Gorong-gorong tersebut masih berada di dalam areal Lapas Banjar. Foto: Hermanto/HR.

Banjar, (harapanrakyat.com),-

Kasak-kusuk siapa pembawa gergaji besi ke dalam Lapas Banjar, yang menyebabkan kaburnya tahanan kasus 378 tentang penipuan, Agus Wardiman, Mustari, Ahmad Apandi, Andar Srinuralam, Topan dan Yana,  akhirnya kini terungkap.

Ternyata, pembawa gergaji tersebut adalah Yayan (30) seorang tahanan penghuni Blok A terpidana kasus traficking. Ia menyuruh ibunya membawakan gergaji besi dari luar untuk dibawa ke dalam lapas saat besuk. Setelah gergaji tersebut berada di tangan Yayan, lalu gergaji besi itu diberikan kepada Topan dan kawan-kawan.

Hal ini terungkap setelah kepala Lapas Banjar beserta anggotanya, Minggu (28/12/2014) malam, sekitar pukul 21.00 WIB, mengintograsi dua diantara enam tahanan yang tertangkap, yaitu Topan dan Yana.

Terkait Kaburnya 6 Tahanan Lapas Banjar, Si Pembawa Gergaji Terungkap

Menurut pengakuan Topan alias Mayor, dirinya beserta lima temannya meminta sebuah gergaji besi kepada Yayan, sebagai alat untuk memuluskan rencana kabur dari Lapas. Mereka menggunakan gergaji itu untuk memotong terali besi yang berada di salah satu sel ruangan blok A.

“Kami meminta gergaji besi kepada Yayan, lalu ia diberi imbalan berupa uang sebesar Rp. 300 ribu,”ujar Topan saat diintrogasi petugas.

Saat ditanya terkait masalah ini, Yayan sempat mengelak bahwa dia yang memberi gergaji besi tersebut. Namun, setelah didesak oleh petugas, akhirnya dia pun mengakui. “Saya terpaksa melakukan ini karena saya terlilit hutang dengan napi yang lain,”ujarnya.

Sementara itu, Kepala Lapas Banjar Drs Dadang Sudrajat Msi, mengatakan, terkait terungkapnya pembawa gergaji besi ke dalam Lapas, besok pihak lapas akan memanggil ibu dari Yayan.

“Terkait hal ini, kami akan memanggil ibunda dari Yayan untuk dimintai keterangan,” ujarnya, kepada HR, Minggu (28/12/2014). (Hermanto/R2/HR-Online)