Rabu, Agustus 10, 2022
BerandaBerita BanjarWarga Banjar Mengeluh, Air PDAM Mati Lebih Dari 24 Jam

Warga Banjar Mengeluh, Air PDAM Mati Lebih Dari 24 Jam

Bak mandi di salah satu rumah warga tampak mengering akibat matinya saluran air bersih PDAM Tirta Anom Kota Banjar. Photo: Eva Latifah/HR.

halo walikota 2Banjar, (harapanrakyat.com),-

Sejak Senin sore (15/12/2014), sekitar jam 17.30 WIB hingga Selasa petang (16/12/2014), masyarakat Banjar mengeluhkan matinya aliran air bersih dari PDAM Tirta Anom Kota Banjar. Betapa tidak, di kota ini banyak warga yang hanya mengandalkan sumber air bersih untuk kebutuhan sehari-harinya dari PDAM.

“Di rumah saya tidak memiliki sumur resapan, sehingga matinya aliran air dari PDAM sangat menghambat segala aktifitas saya sekeluarga. Anak-anak mau sekolah terpaksa hanya cuci muka menggunakan air mineral yang ada dalam galon, karena kemarin sore saya tidak sempat memenuhi dulu bak mandi. Kirain tidak akan terjadi seperti ini,” tutur Heryani (38), salah seorang warga Kelurahan Banjar, kepada HR, Selasa 916/12/2014).

Keluhan serupa juga diungkapkan Yuli (40), warga Parungsari, Kel/Kec. Purwaharja. Menurut dia, kejadian matinya saluran air PDAM bukan hanya kali ini saja. Seharusnya, pihak PDAM bisa belajar dari pengalaman sebelum-sebelumnya.

“Sudah beberapa kali kejadian seperti ini, kalau sudah terjadi hujan lebat, pasti air pam terlambat mengalirnya, bahkan mati total. Hal itu katanya akibat mesinnya rusak terendam air. Seharusnya pihak PDAM sudah bisa mengantisipasi permasalahan tersebut. Belajar dari pengalaman lah,” ujar Yuli.

Sementara itu, saat HR mengkonfirmasikan permasalahan tersebut kepada Pengawas PDAM Tirta Anom Banjar, Iwan Syarifudin, melalui sambungan BlackBerry Messenger (BBM), pada Selasa siang (16/12/2014), sekitar jam 12.49 WIB, menyebutkan, bahwa matinya aliran PDAM akibat travo pecah. “Sekarang lagi diperbaiki. Insya Alloh setengah jam kemudian In lagi,” kata Iwan.

Namun, di sejumlah wilayah air PDAM hingga jam 21.00 WIB belum juga mengalir. Sedangkan, di sebagian wilayah baru mengalir sekitar jam 19.00 WIB, itu pun volumenya sangat kecil. (Eva/Koran-HR)