Jumat, Agustus 19, 2022
BerandaBerita CiamisBerita BanjarsariWarga Purwadadi Ciamis Terpaksa Ngungsi, Banjir Hingga Hari Ini Belum Surut

Warga Purwadadi Ciamis Terpaksa Ngungsi, Banjir Hingga Hari Ini Belum Surut

Rumah dan kolam warga Dusun Talangbanteng, Desa Sidarahayu, Kecamatan Purwadadi, Kabupaten Ciamis, yang terendam banjir, Jum’at (26/12/2014). Foto: Entang Saeful Rachman/HR

Warga Purwadadi Ciamis Terpaksa Ngungsi, Banjir Hingga Hari Ini Belum Surut

Ciamis, (harapanrakyat.com),-

Banjir yang melanda ratusan rumah di dua dusun, yakni Dusun Kedungceuri dan Dusun Talangbanteng, Desa Sidarahayu, Kecamatan Purwadadi, Kabupaten Ciamis, Minggu (21/12/2014), akibat sungai irigasi apur meluap, hingga Jum’at (26/12/2014) sore tadi, belum surut.

Belum surutnya banjir yang mengenangi rumah warga disebabkan dari hujan dengan intensitas tinggi masih mengguyur daerah tersebut dalam sepekan terakhir ini. Akibatnya, warga yang rumahnya tergenang banjir, terpaksa harus mengungsi ke tempat yang lebih aman.

Menurut Kustoyo, warga Dusun Talangbanteng, Jum’at (26/12/2014) sore, banjir merendam rumahnya mencapai ketinggian air satu meter. Dengan kondisi itu, membuat keluarganya terpaksa harus mengungsi ke rumah sanak saudaranya yang aman dari bencana banjir.

Hal senada juga disampaikan ARIf warga Dusun Talangbanteng lainnya. Dia mengatakan, meski hampir seminggu daerahnya terendam banjir, namun belum ada satupun bantuan dari pemerintah. “ Jangankan bantuan, pejabat terkait yang menengok lokasi banjir pun belum ada,” ujarnya, kepada HR, Jum’at (26/12/2014) sore.

Arif menambahkan, ketika genangan banjir hingga Selasa (23/12/2014) lalu, tak kunjung surut, akhirnya warga memutuskan untuk mengungsi ke tempat yang lebih aman. Warga, kata dia, khawatir terserang penyakit apabila tinggal berlama-lama di rumanya yang tergenang banjir.

“Hampir seluruh warga Dusun Talangbanteng mengungsi ke tempat aman,” katanya.

Sementara itu, dari pantauan HR di lapangan tadi sore, tak hanya rumah saja yang terendam banjir, tetapi ratusan kolam milik warga dan areal persawahan turut tergenang air. Akibatnya, kolam dan sawah di dua dusun itu sudah mirip danau. (Ntang/R2/HR-Online)