Jumat, Agustus 12, 2022
BerandaBerita Banjar50 Jerigen Miras Tuak Diamankan Polresta Banjar

50 Jerigen Miras Tuak Diamankan Polresta Banjar

Kapolres Kota Banjar AKBP Asep Saepudin SIK, saat menunjukan 50 jerigan tuak siap edar yang berhasil diamankan jajarannya. Foto: Hermanto/HR

SAMSUNG CAMERA PICTURES

Banjar, (harapanrakyat.com),-

Jajaran Polres Banjar berhasil menggagalkan penyelundupan minuman keras tradisional jenis tuak, Minggu (11/1/2015) malam. Minuman yang dapat memabukkan ini berhasil diamankan polisi sebanyak 50 jerigen.

Selain Tuak, polisi juga mengamankan Tumpal Siatur (41) warga lingkungan Cikabuyutan Timur RT 02/RW13 Kelurahan Hegarsari Kecamatan Pataruman, yang diketahui sebagai pemilik barang haram tersebut.

Selain itu pun petugas mengamankan dua orang kurir masing-masing sopir Turiman (35) dan kernetnya yang bernama Aris Risnandar (20). Keduanya merupakan warga Dusun Karanganyar Desa Jambusari Kecamatan Jeruklegi Kabupaten Cilacap.

Pemilik tuak mengaku bahwa dirinya nekat menjual tuak karena untuk mencukupi kebutuhan hidup. Satu jerigennya berisi 30 liter dan dibeli dari petani nira seharga 50 ribu rupiah. Selanjutnya tuak tersebut akan dijual ke bandung dengan harga 80 ribu rupiah. Dalam satu kali pengiriman, dirinya mengaku mendapatkan keuntungan sebesar 1,5 juta rupiah dengan modal 2,5 juta rupiah.

“Saya nekat mas menjual minuman jenis tuak ini karena untuk mencukupi kehidupan keluarga,”ujar Tumpal Siatur, kepada HR, Senin (12/01/2015).

Sementara itu, Kapolres Kota Banjar AKBP Asep Saepudin SIK, Senin (12/01/2015). mengatakan, penangkapan terhadap kedua kurir tersebut adalah berdasarkan informasi dari masyarakat. Dari informasi tersebut pihaknya langsung melakukan penyelidikan dan pengintaian pengiriman 50 jerigen tuak itu.

Hasilnya, petugas berhasil menggagalkan pengiriman “banyu puyeng” (tuak) itu di jalan raya siliwangi atau tepatnya di depan mapolres kota banjar. “Kami menangkap mereka sekitar pukul setengah enam sore,”ujarnya. Asep pun menambahkan, tuak yang berhasil diamankan tersebut adalah dibeli dari petani di daerah cilacap dan akan dikirim ke wilayah bandung.

Tuak tersebut dibawa dengan menggunakan sebuah mobil pick up dengan nopol R 1697 ST. Untuk mengelabui petugas, mereka menutup 50 jerigen tuak itu dengan menggunakan sebuah terpal. “Kami akan proses kasus ini, tiga orang pelaku beserta 50 jerigen berisi tuak serta kendaraan yang digunakan untuk mengangkut, kami amankan,”pungkasnya. (Hermanto/R2/HR-Online)