Minggu, Juli 3, 2022
BerandaBerita BanjarDisperindagkop Banjar Sidak Peredaran Apel Impor

Disperindagkop Banjar Sidak Peredaran Apel Impor

Kepala Bidang Perdagangan Disperindagkop Kota Banjar, Sukirman, saat melakukan sidak di salah satu supermarket, terkait larangan peredaran apel impor yang terkontaminasi bakteri. Photo: Nanang Supendi/HR.

Sidak disperindagkop banjar

 

Banjar, (harapanrakyat.com),-

Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop) Kota Banjar, Jawa Barat, melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah supermarket di wilayah Kota Banjar, Rabu (28/01/2015).

Hal itu menindaklanjuti adanya larangan dari Kemendag RI serta surat dari Direktorat Standarisasi dan Perlindungan Konsumen tentang peredaran dua buah apel impor asal Amerika jenis Gala dan Granny Smith yang terkontaminasi bakteri berbahaya.

Sidak dilakukan guna memantau apakah supermarket di Banjar masih ada yang menjual dua jenis apel tersebut atau tidak. Jika ditemukan masih menjual, maka Disperindagkop akan menariknya.

Kepala Bidang Perdagangan Disperindagkop Kota Banjar, Sukirman, mengatakan, ada dua supermarket yang dipantau pihaknya, yakni Toserba Yogya dan Pajajaran. Hasilnya, kedua toserba itu tidak menjual apel jenis tersebut.

“Namun tak dipungkiri, mereka biasa menjualnya, tapi sekarang setelah mendengar dilarang, jadi sejak seminggu lalu sudah menariknya. Pihak toserba langsung antisipasi tak berani menjualnya,” terang Sukirman, kepada HR, usai melakukan sidak.

Meski terbukti tidak ditemukan, namun pihaknya akan terus melakukan pengawasan berkesinambungan terhadap peredaran dua jenis buah apel itu. “Bilamana ada diketemukan, kami tidak segan-segan akan memberikan sanksi. Tapi Insya Allah mereka mengerti, terbukti sudah tak menjualnya,” pungkas Sukirman. (Nanang/R3/HR-Online)

- Advertisment -