Sabtu, Agustus 13, 2022
BerandaBerita BanjarDistan Banjar Sebut 10 Ha Lahan Pepaya California Tidak Produktif

Distan Banjar Sebut 10 Ha Lahan Pepaya California Tidak Produktif

Pepaya California hasil perkebunan di Langensari Kota Banjar. Foto: Nanang S/HR.

Pepaya California hasil perkebunan di Langensari Kota Banjar. Foto: Nanang S/HR.
Pepaya California hasil perkebunan di Langensari Kota Banjar. Foto: Nanang S/HR.

Banjar, (harapanrakyat.com),-

Agar tidak terjadi penurunan produktifitas buah pepaya California Langensari, Kota Banjar. Pihak Dinas Pertanian (Distan) Kota Banjar, merekomendasikan seluas 10 hektar kebun harus dilakukan peremajaan.

“Dari 80 hektar kebun pepaya, seluas 10 hektar harus dilakukan peremajaan. Jika tidak, maka produksi buahnya akan menurun. Itu berdasarkan hasil monitoring kami ke sejumlah lahan perkebunan di kecamatan Langensari,” jelas Kepala Distan Kota Banjar, Ir. Ojat Sudrajat, kepada HR online, Rabu, (07/1/2015).

Pohon pepaya, lanjut Ojat, bila sudah berusia 4 tahun akan mengalami penurunan produksi buah, dan harus segera dilakukan peremajaan. “Harus ditebang, dan akan segera ditanami bibit baru. Kalau tidak produksi menurun,” tandasnya.

Saat monitoring pihaknya kata Ojat, menemukan ratusan pohon pepaya milik petani yang harus segera dilakukan peremajaan, meski pohon masih berbuah. “Walaupun berbuah, kualitasnya sudah menurun. Hal itu terasa dari rasa manisnya telah berkurang,” ujarnya.

Ojat menyebutkan, ciri-ciri pohon pepaya yang sudah tidak produktif itu ditandai dengan batang pohon menjulang tinggi, dan rentan terkena hama.

“Untuk memaksimalkan potensi dan produksi, kami meminta petani untuk konsisten dalam perawatannya. Sehingga, kualitas pepaya serta harga jual bisa tetap stabil di pasaran,” tukasnya. (Nanang S/R1/HR-Online)