Sabtu, Agustus 20, 2022
BerandaBerita Ciamis‘Doervoer’ Ciamis Berhasil Kumpulkan 125 Labu Darah

‘Doervoer’ Ciamis Berhasil Kumpulkan 125 Labu Darah

Kegiatan donor darah yang diselenggarakan komunitas Doervoer. Photo : Dian Sholeh WP/ HR

Donor Darah

Ciamis, (harapanrakyat.com),-

Komunitas ‘Doervoer’ menggelar aksi peduli penderita thalasemia dengan menyelenggarakan kegiatan donor darah, bertempat di bilangan Kantor PDAM Tirta Galuh Kabupaten Ciamis, Selasa (13/1/2015).

Ketua komunitas Doervoer, Unya, Selasa (13/1/2015), mengatakan, donor darah merupakan kegiatan rutin komunitasnya yang diselenggarakan setiap tiga bulanan. ”Ini sebagai kegiatan sosial, dan kepedulian kita pada penderita Thalasemia. Mereka (penderita) setiap bulan harus melakukan transfusi darah,” ujarnya.

Unya menjelaskan, setiapkali mengglar acara donor daraj, komunitas doervoer selalu berhasil mengumpulkan sebanyak 125 labu. Setiap kali itu juga, pendonor diberikan cinderamata, sebagai bentuk penghargaan bagi mereka.

”Target pertahun, harus bisa mendapatkan sampai 500 labu. Jadi kalau sekarang dalam satu tahun menggelar acara donor darah empat kali, berarti satu kalinya kita menargetkan 125 labu. Dan ini saya rasa sangat bermanfaat terutama untuk penderita thalasemia,” tuturnya.

Sementara itu, Sekretaris Popti (Persatuan Orang tua penderita Thalasemia) Kabupaten Ciamis, Udju, mengaku sangat merespon positif kegiatan rutin donor darah yang diselenggarakan komunitas Doervoer. Dia menilai upaya itu sangat membantu ketersediaan stok darah di PMI.

Udju menyebutkan, saat ini jumlah penderita Thalasemia di Kabupaten Ciamis terus mengalami peningkatan. Pada akhir tahun 2014, jumlah penderita thalasemia mencapai 170 orang. Jumlah ini termasuk terbesar keempat di Jawa Barat.

”Saya orang tua yang memiliki tiga anak dan yang duanya menderita thalasemia. Jadi kalau ada yang donor darah memang ini sangat diharapkan. Apalagi terkadang ketika saya akan transfusi. Anak yang besar golongan darahnya AB, terkadang sulit dan tidak ada stoknya di PMI, sehingga harus mencari pendonor dulu,” ucapnya. (dsw/R4/HR-Online)