Selasa, Agustus 9, 2022
BerandaBerita BanjarGara-gara Ngajak ‘Gituan’ ke Nasabah, Kantor Koperasi di Banjar Diontrog Massa

Gara-gara Ngajak ‘Gituan’ ke Nasabah, Kantor Koperasi di Banjar Diontrog Massa

Ratusan warga beserta Ormas Gerakan Rakyat Menggugat (GERAM), saat menggeruduk kantor Koperasi “Semarak Dana”, Jum’at (09/01/2015) malam. Foto: Hermanto/HR

Gara-gara Ngajak ‘Gituan’ ke Nasabah, Kantor Koperasi di Banjar Diontrog Massa

Banjar, (harapanrakyat.com),-

Ratusan warga Sukarame Kelurahan Mekarsari, Kecamatan Banjar, Kota Banjar, beserta Ormas Gerakan Rakyat Menggugat (GERAM), malam tadi sekitar pukul 23.00 WIB menggeruduk kantor Koperasi “Semarak Dana”, Jum’at (09/01/2015).

Kantor koperasi yang beralamat di jalan Kapten Jamhur ini nyaris diamuk massa. Massa marah karena salah seorang petinggi di kantor koperasi itu telah melakukan perbuatan yang tidak menyenangkan terhadap nasabah.

Hal ini terjadi kepada seorang nasabah yang bernama Neng (21) yang tak lain adalah tunangan dari Candra (23), warga Lingkungan Sukarame RT 04/RW 25 Kelurahan Mekarsari, Kecamatan Banjar, Kota Banjar.

Pada beberapa hari kebelakang, Neng berniat untuk mengajukan pinjaman modal sebesar satu juta rupiah, dengan syarat fotocopy KTP, Kartu Keluarga, dan Rekening listrik.

Namun dalam satu minggu ini, uang pinjaman tersebut tidak cair-cair. Kemudian ia di telepon oleh pihak koperasi yang diketahui berinisial An. Dalam percakapan telepon itu, An mengatakan jika ingin cepat cair maka Neng harus tidur dulu dengan An.

Sontak saja, mendengar ucapan seperti itu, kemudian Neng melaporkan kepada tunangannya yaitu Candra. Setelah bercerita kepada tunangannya, Candra kemudian melaporkan hal tersebut kepada warga dan Ormas.

Tidak lama kemudian, massa pun mendatangi kantor tersebut untuk mencari An. “Ini sudah sangat keterlaluan, dan dia sudah sangat melecehkan,”ujar Candra kepada HR, dengan nada penuh emosi.

Hal yang sama diucapkan salah seorang warga, Kris Amarta Balagadona (30). Menurutnya, pihak koperasi seharusnya tidak  mengucapkan kata-kata seperti itu, dan itu sudah sangat menyakiti bahkan melecehkan nasabah.

“Orang itu sepertinya stres. Bahkan, cenderung gila seorang petugas koperasi mengajak tidur nasabahnya dengan alasan pinjamannya cepat cair,” ucapnya.

Tiba di kantor, massa tidak menemukan An dan karyawan lainnya, mereka hanya diterima dua orang satpam yang bertugas di kantor tersebut. Tidak berhasil menemukan An, kekesalan warga pun nyaris melampiaskannya kepada dua satpam itu. Namun beruntung petugas dari Polsek Banjar yang dipimpin Ipda Nur Rozi cepat datang ke lokasi, sehingga emosi massa dapat diredam.

Kemudian massa pun dikumpulkan dan diberi pengarahan oleh petugas. Karena merasa tidak puas, massa pun akan kembali mendatangi kantor tersebut besok pagi dengan jumlah yang lebih banyak. (Hermanto/R2/HR-Online)