Minggu, Juni 26, 2022
BerandaBerita BanjarPedagang Buah di Banjar Tak Lagi Jual Apel Berbakteri

Pedagang Buah di Banjar Tak Lagi Jual Apel Berbakteri

Kepala Counter buah-buahan di Toserba Pajajaran Banjar, Agus Dwiono, tengah merapihkan buah apel lokal yang dijual di supermarket tersebut. Photo: Nanang Supendi/HR.

apel pajajaran banjar

Banjar, (harapanrakyat.com),-

Para pedagang buah-buahan di wilayah Kota Banjar, Jawa Barat, mengaku sudah tidak lagi menjual apel impor asal Amerika yang dinyatakan mengandung bakteri berbahaya, yaitu apel jenis Granny Smith dan Gala.

Seperti yang diakui Kepala Counter buah-buahan di Toserba Pajajaran Banjar, Agus Dwiono, kepada HR Online, Rabu (28/01/2015). Menurutnya, sudah satu minggu ini pihaknya tidak menjual kedua jenis apel tersebut.

“Tepatnya tanggal 19 Januari 2015, kedua jenis apel impor itu sudah ditarik pihak distributor. Sebelum ditarik, kedua jenis buah kedua apel itu persediannya sedikit, kerena memang di pesannya hanya sedikit. Selain peminatnya kurang, harga jualnya pun tinggi jika dibanding buah impor lain,” tuturnya.

Agus menyebutkan, apel impor jenis Granny Smith dan Gala dijual seharga Rp. 45 ribu. Sedangkan, harga apel impor jenis lainnya atau apel lokal Malang dikisaran Rp.35 ribu.

Sementara itu, Manager General Marchandising Toserba Yogya Banjar, Yoga Purnahadi, mengaku, bahwa pihaknya baru hari Rabu pagi (28/01/2015), menarik kedua jenis apel impor tersebut.

“Pasalnya kami baru diberi kabar lewat surat dari Kementrian Perdagangan RI melalui pimpinan pusat itu kemarin, dan di sini juga baru mengetahui jelasnya dari pemberitaan nasional dan local,” ujarnya.

Namun, kata Agus, pada prinsipnya pihak Toserba Yoyga mematuhi untuk tidak menjualnya. Terlebih buah itu sudah dilarang beredar karena mangandung zat racun mematikan. (Nanang/R3/HR-Online)

- Advertisment -