Kamis, Agustus 18, 2022
BerandaBerita BanjarPemdes Rejasari Tagih Janji Dinas PU Banjar Perbaiki Pompa Rancabulus

Pemdes Rejasari Tagih Janji Dinas PU Banjar Perbaiki Pompa Rancabulus

Kepala Desa Rejasari, Nanang Sunarya. Foto: Nanang S/HR.

Kepala Desa Rejasari, Nanang Sunarya. Foto: Nanang S/HR.
Kepala Desa Rejasari, Nanang Sunarya. Foto: Nanang S/HR.

Banjar, (harapanrakyat.com),-

Proyek pompanisasi Rancabulus di Desa Rejasari, Kec. Langensari, setelah sempat mangkrak beberapa waktu lalu, kini menjadi beban pihak Pemerintahan Desa (Pemdes) dalam pemeliharaannya.

Meski telah diperbaiki dan mampu berfungsi kembali, ternyata dana angggaran perbaikan tersebut telah menguras keuangan Pemdes Rejasari pada APBDes perubahan tahun 2014.

“Biaya perbaikan menghabiskan 5 juta rupiah, untuk servis mesin dan membeli peralatan lainnya. Anggaran sebesar itu tidak dapat menjalankan pompa secara normal. Untuk itu kami meminta pihak Dinas PU Banjar agar menepati janjinya perbaiki secara total pada tahun 2015,” ucap Kepala Desa Rejasari, Nanang Sunarya, kepada HR online, Rabu, (14/01/2015).

Dana perbaikan yang telah menguras kas keuangan Pemdes Rejasari tahun 2014 itu, ternyata mesin pompa Rancabulus tidak berjalan normal sebagaimana mestinya, sangat disesalkan sejumlah pihak.

Meski begitu, lanjut Nanang, pihaknya tidak ada pilihan untuk melakukan perbaikan. Pasalnya, keberadaan pompa Rancabulus sarana vital pengairan ke areal pesawahan milik warga.

Nanang juga berharap Dinas PU Kota Banjar untuk mengganti mesin pompa dan jaringan pipanisasinya. Bila hanya diperbaiki seperti sebelumnya, Nanang menyangsikan mesin akan berjalan normal.

“Harusnya saat itu Dinas PU memerintahkan pelaksana proyek untuk bertanggung jawab mengganti total,” tandasnya.

Pemdes Rejasari juga meminta kepada Pemkot Banjar tidak melaksanakan pembangunan yang tidak ada dalam Musrenbangdes, seperti pembangunan pompanisasi Rancabulus. “Pembangunan di perdesaan itu harus dilaksanakan berawal dari usulan Musrenbangdes, bukan usulan dari tokoh masyarakat. Yang akhirnya menyusahkan rakyat,” tegasnya. (Nanang S/R1/HR-Online)