Sabtu, Agustus 13, 2022
BerandaBerita BanjarTak Punya Biaya Berobat, Seorang Kakek di Banjar Terkapar Selama 8 Bulan

Tak Punya Biaya Berobat, Seorang Kakek di Banjar Terkapar Selama 8 Bulan

Kakek Udi (70), warga miskin di Dusun Pasirnagara, Deca Cibeureum, Kec/Kota Banjar, tampak tergolek lemas akibat lumpuh yang dideritanya. Photo: Nanang Supendi/HR.

Hallo walikota 2

Banjar, (harapanrakyat.com),-

Kakek Udi (70), seorang warga miskin di Dusun Pasirnagara, Desa Cibeureum, Kec/Kota Banjar, selama kurang lebih 8 bulan dirinya terkapar di atas tempat tidur akibat menderita lumpuh. Namun, hingga kini kakek tersebut belum pernah mendapat perhatian dari pemerintah.

Dia tinggal bersama istrinya, Nurjanah (68), di sebuah gubuk panggung sederhana, Saat HR berkunjung ke rumahnya, Kamis (08/01/2015), kondisi kesehatan Kakek Udi sangat memprihatinkan. Kakinya susah digerakan, bahkan Nurjanah berhenti berjualan karena harus merawat suaminya.

Menurut Nurjanah, sejak kurang lebih 8 bulan lalu, suaminya mulai menunjukkan tanda-tanda kelumpuhan pada bagian kakinya. Meski sudah dibawa berobat oleh anaknya, tapi Kakek Udi tak kunjung sembuh. “Kalau kata dokter, suami saya itu menderita penyakit rematik,” ujarnya.

Akibat kondisi ekonominya tidak memungkinkan untuk melanjutkan pengobatan, Kakek Udi pun kini hanya bisa berbaring lemas di atas kasur. “Kami tidak berharap banyak pada uluran tangan pemerintah, tapi jika ada perhatian dan pertolongan, tentu kami menerimanya,” tutur Nurjanah.

Alasan kenapa mereka tidak berharap banyak, lantaran ketika rumah gubuknya sudah diajukan untuk mendapatkan bantuan RTLH beberapa tahun lalu, tapi sampai sekarang bantuan tak kunjung terlaksana.

“Kata pihak desa, karena rumah yang ditinggali saya dan suami adalah milik saudara saya dan STTP-nya juga bukan atas nama suami saya. Jadi sekarang kami hanya bisa pasrah dan memohon lindungan Allah SWT, agar suami bisa sembuh kembali,” ucapnya. (Nanks/R3/HR-Online)