Senin, Agustus 8, 2022
BerandaBerita BanjarTokoh Masyarakat Akui Masih Ada Penderes Jual Tuak ke Luar Banjar

Tokoh Masyarakat Akui Masih Ada Penderes Jual Tuak ke Luar Banjar

Kapolresta Banjar saa melakukan pembinaan terhadap para penderes di wilayah Waringinsari, Langensari. Photo : Nanang Supendi/ HR

Kapolresta Banjar saat bertemu penderes

Banjar, (harapanrakyat.com),-

Tokoh masyarakat sekaligus Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Desa Waringinsari, Kecamatan Langensari, Kota Banjar, Jawa Barat, Sudio (53), membenarkan bahwa masih ada sejumlah penderes di wilayahnya yang masih mengirim tuak ke luar daerah secara sembunyi-sembunyi.

Sudio menyampaikan hal itu paska Kepolisian Resort Kota (Polresta) Banjar menggelar pertemuan dengan penderes, setelah mendapati laporan soal beredarnya tuak berlabelkan Kota Banjar beredar di wilayah hukum Cirebon.

“Saya melihat dugaan itu benar adanya. Kenyataannya, walau sudah ditegur dan digerebek beberapa tahun kebelakang, masih ada yang mengirim tuak ke luar daerah,” ungkapnya, saat menghadiri pertemuan antara Kapolresta Banjar, AKBP Asep Saepudin, SIK dan para penderes, di Aula Desa Waringinsari, Jum`at (9/1/2015).

Namun, Sudio masih enggan menyebutkan siapa warga Desa Waringinsari yang masih mengirim tuak itu secara sembunyi-sembunyi. Dia menyebutkan, sedikitnya masih ada dua orang penderes yang masih memproduksi minuman tradisional (tuak) tersebut.

“Aktifitas produksi minuman keras tradisional jenis tuak di wilayah Langensari memang seolah tidak ada habisnya. Produksi masih tetap berjalan meski resikonya cukup berbahaya,” ucapnya.

Sudio berharap jajaran Polresta Banjar menindak kembali para penderes atau bandar tuak yang masih menjalankan produksi, dengan tegas. Hal itu tidak lain agar mereka jera dengan apa yang mereka jalani saat ini. (Nanks/R4/HR-Online)