Sabtu, Agustus 13, 2022
BerandaBerita BanjarTuak Asal Banjar Beredar di Cirebon, Polresta Ambil Tindakan

Tuak Asal Banjar Beredar di Cirebon, Polresta Ambil Tindakan

Kapolresta Banjar saat melakukan pembinaan terhadap para penderes, di Aula Desa Waringinsari, Langnesari. Photo :  Nanang Supendi/ HR

Kapolresta Banjar saat bertemu penderes

Banjar, (harapanrakyat.com),-

Jajaran Kepolisian Resort Kota (Polresta) Banjar saat ini tengah gencar melakukan sosialisasi dan pembinaan terhadap para penderes di wilayah Kecamatan Langensari, Kota Banjar, Jawa Barat. Upaya itu menyusul adanya laporan tuak berlabel Kota Banjar yang beredar di wilayah Cirebon.

Kapolresta Banjar, AKBP. Asep Saefudin, SIK., ketika ditemui harapanrakyat.com usai melakukan pembinaan kepada penderes di aula Desa Waringinsari, Jum`at (9/1/2015), membenarkan perihal laporan beredarnya tuak dalam kemasan botol dan jerigen yang berlabelkan Kota Banjar di wilayah hukum Cirebon.

“Saat ini, kami melakukan sosialisasi dan pembinaan terhadap 40 penderes nira. Upaya ini sebagai antisipasi untuk mengingatkan agar nira hasil sadapan penderes jangan diproduksi menjadi tuak. Kami menghimbau mereka (penders) agar tetap fokus menjadikan nira sebagai gula merah saja,” katanya.

Menurut Asep, gula merah asal Waringinsari, Kecamatan Langensari, sudah diakui kualitasnya di pasaran Bandung dan wilayah lainnya. Dia menegaskan, apabila penderes tetap memproduksi tuak, maka akan berurusan dengan hukum.

“Janganlah sampai tergiur (memproduksi tuak), hanya karena alasan harganya lebih tinggi tinggi,” ucapnya.

Asep menambahkan, dulu tuak asal Kota Banjar memang terkenal di luar daerah, bahkan pemasarannya sudah tembus wilayah priangan timur dan wilayah sekitarnya, seperti Bandung, Cirebon, dan Kuningan. (Nanks/R4/HR-Online)