Bantuan Desa Tahun 2015 di Ciamis Naik “Empat Kali Lipat”

Foto: Ilustrasi net/Ist.

Ilustrasi. Foto: Ist/Net

Foto: Ilustrasi net/Ist.
Foto: Ilustrasi net/Ist.

Ciamis, (harapanrakyat.com),-

Alokasi Dana Desa (ADD) yang dikucurkan Pemerintah Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, pada tahun 2015, mengalami peningkatan yang cukup signifikan. Bila dibandingkan dengan kucuran ADD pada tahun 2014, angkanya naik sekitar “empat kali lipat”. Pasalnya, pada tahun 2014 lalu, total ADD hanya mencapai sekitar Rp 32 miliar. Sedangkan pada tahun 2015, angkanya mencapai Rp. 122 miliar.

Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (BPMPD) Kabupaten Ciamis, Lili Romli, didampingi Kepala Bidang Pemerintahan Desa (Pemdes), Asep Sutisna, M.Si, pekan lalu, membenarkan hal itu. Menurut dia, saat ini Pemerintah Kabupaten Ciamis sudah optimal mengalokasikan anggaran sebagaimana ketentuan yang diatur dalam Undang-undang No 6 tahun 2014 tentang Desa.

Asep mengakui, terdapat kenaikan yang sangat besar dalam setiap pos ADD tahun 2015 sekarang. Pos peruntukkannya mulai dari peghasilan Kepala Desa dan Perangkat Desa, tunjangan BPD, Insentif RT/ RW, dan Insentif Pembina Trantib.

“Selain itu, ada juga pos untuk kegiatan pemberdayaan masyarakat dan pembangunan yang diprioritaskan untuk skala lokal desa. Ditambah lagi, alokasi percepatan pembangunan infrastruktur pedesaan yang diprioritaskan untuk pengadaan semen dan aspal, khususnya bagi desa-desa berprestasi atau desa tertinggal,” katanya.

Berkaitan dengan penghasilan tetap (Siltap) Kepala Desa dan Perangkat Desa, menurut Asep, merujuk pada peraturan, hak Siltap Kepala Desa dan Perangkat desa untuk tiga bulan pertama (Januari, Februari dan Maret), akan direalisasikan pada Bulan Maret 2015. Dengan ketentuan, kewjiban desa, dari mulai proses usulan masing-masing desa, proses di kecamatan dan di BPMPD, sudah dilaksanakan dengan benar.

“Soalnya, hal ini juga mensyaratkan antara hak dan kewajiban yang harus dilaksanakan secara seimbang oleh desa,” ucapnya.

Dari data yang sudah masuk ke BPMPD, kata Asep, sampai saat ini baru 10 kecamatan yang sudah menyampaikan berkas usulannya. Dan hasil verifikasi teknis di BPMPD, usulan dari 1 kecamatan itupun masih terdapat kekurangan, khususnya mengenai keabsahan perangkat desa (syarat usia dan ijazah). Dan berkas itu perlu diperbaiki secepatnya oleh desa, setelah itu baru diusulkan kembali ke BPMPD dan DPPKAD.

“Padahal sejak awal tahun, kami sudah memberitahukan, baik melalui surat ataupun radiogram, agar desa mengajukan usulan, paling lambat sebelum tanggal 10 Februari. Tapi kenyataanya, ya baru 10 kecamatan,” ujarnya.

Berkaitan dengan peruntukkan dan besarnya anggaran yang dialokasikan untuk ADD tahun 2015, Asep menambahkan, pihaknya akan kembali gencar melakukan sosialisasi kepada para perangkat desa se-Kabupaten Ciamis. (Deni/Koran-HR)  

KOMENTAR ANDA

Komentar