BNNK Ciamis; Tahun 2015 Pengguna Narkoba Diprediksi Capai 5,8 Juta Jiwa

Photo ilustrasi narkotika.

nakotik

 

Ciamis, (harapanrakyat),-

Kejahatan narkoba sudah tergolong dalam “extra ordinary crime” yang bisa merusak seluruh generasi bangsa, bahkan menyebabkan lost generation. Proyeksi penyalahgunaan narkotika setiap tahunnya mengalami peningkatan.

Hal itu ditegaskan Kepala Seksi Pemberantasan BNNK Ciamis, Jawa Barat, AKP. Herdis Suhardiman, S.H., M.M., saat menjadi pemateri dalam acara seminar di kampus STIKES Muhammadiah Ciamis, Senin (16/02/2015).

Dia menyebutkan, hasil pengkajian dari tahun 2008, penyalahguna narkoba tercatat sebanyak 3,3 juta jiwa. Kemudian, di tahun 2011 naik menjadi 4,2 juta jiwa, tahun 2013 sebanyak 4,5 juta jiwa dan diperkirakan pada tahun 2015 ini meningkat lagi hingga mencapai 5,8 juta jiwa.

“Sekarang peredaran narkotika tidak hanya di kota besar, namun sudah sampai ke kota kecil bahkan sampai ke pelosok desa. Untuk itu harus diupayakan melakukan pencegahan dan rehabilitasi terpadu yang maksimal, sehingga bisa menekan jumlah penyalahgunaan,” kata Herdis.

Dia juga menjelaskan, bahwa yang menggunakan atau menyalahgunakan narkotika akan mengalami ketergantungan, baik secara fisik maupun psikis. Karena, korban penyalahgunaan narkotika adalah seseorang yang awalnya tidak sengaja menggunakan narkotika.

Namun menurut Herdis, karena dibujuk, diperdaya, ditipu, dipaksa, atau diancam untuk menggunakan narkotika, akhirnya seseorang akan mengalami ketergantungan.

“Mengenai sanksi hukumnya yakni pasal 127 Undang Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Serta, pasal 54 dan 55 tentang Upaya Rehabilitasi bagi pecandu narkotika dan korban penyalahguna narkotika,” tegasnya. (DSW/R3/HR-Online)

KOMENTAR ANDA