Senin, Juni 27, 2022
BerandaBerita BanjarDirektur Eksekutif PKBI; Pergerakan Kader PIKM di Banjar Sudah Berjalan Baik

Direktur Eksekutif PKBI; Pergerakan Kader PIKM di Banjar Sudah Berjalan Baik

Direktur Eksekutif PKBI, Inang Winarso, (memakai kaca mata), tengah berbincang dengan sejumlah Kader PIKM yang bergerak dalam penanggulangan dan pencegahan HIV-AIDS di Kota Banjar. Photo: Eva Latifah/HR.

PKBI

Banjar, (harapanrakyat.com),

Dalam upaya penanggulangan dan pencegahan HIV-AIDS, pergerakan Kader PIKM di Kota Banjar, Jawa Barat, dinilai telah berhasil, dimana para kader tersebut terus bergerak melakukan sosialisasi di masyarakat, mulai dari kalangan beresiko tinggi hingga ke kalangan pelajar.

Hal itu dikatakan Direktur Eksekutif PKBI (Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia), Inang Winarso, saat berkunjung ke kantor Yayasan Mata Hati Banjar, bersama pengurus nasional PKBI, Yudi Gabel dan Toto Raharjo, Kamis siang tadi (19/02/2015), sekitar jam 14.20 WIB.

Selain bersilaturahmi dengan pengurus dan staf di Yayasan Mata Hati, kedatangannya juga sekaligus untuk bertatap muka dan sharing pengalaman dengan para Kader PIKM di Kota Banjar yang selama ini gencar memberikan pemahaman IMS dan HIV-AIDS kepada masyarakat di masing-masing wilayahnya.

Pada kesempatan itu, para kader pun mengungkapkan pengalamannya seputar kegiatan mereka di lapangan. Baik dari segi keberhasilan hingga kendala yang masih kerap ditemui saat berkegiatan.

“Setelah melihat dokumentasi kegiatan para kader yang di-share ke grup Sharing Kader Mata Hati Banjar, serta mendengar apa yang diceritakan langsung oleh para, kami menilai bahwa pergerakan Kader PIKM di Kota Banjar sudah berjalan baik,” kata Inang.

Pihaknya juga menyarankan agar di Banjar ini bisa secepatnya melakukan launching Jurnal PIKM, dimana di dalamnya memuat seputar kegiatan para kader. Saat launching nanti harus mengundang kepala daerah beserta seluruh pemangku kepentingan, sehingga kedepan diharapkan pergerakan para Kader PIKM di Kota Banjar tidak lagi menemui kendala, khususnya di tataran pemerintahan setempat. (Eva/R3/HR-Online)

- Advertisment -