Sabtu, Juni 25, 2022
BerandaBerita PangandaranKaryawan RM Ampera Bandung Tewas Tenggelam di Pantai Pangandaran

Karyawan RM Ampera Bandung Tewas Tenggelam di Pantai Pangandaran

Jasad Hasan Nurdin (19), seorang karyawan RM Ampera Bandung, yang juga warga Dusun Cipeuteuy RT 01/RW 07 Desa Sukamaju, Kecamatan Cilawu, Kabupaten Garut, saat dipulasara di Puskesmas Pangandaran, Rabu (11/02/2015). Foto: Madlani/HR

tenggelam garut 01

Pangandaran, (harapanrakyat.com),-

Seorang wisatawan dari rombongan karyawan RM Ampera Bandung yang sedang berlibur bersama rekan-rekannya, tewas tenggelam saat tengah berenang dan bermain boogie board (papan seluncur) di Pantai Barat Pangandaran, Rabu (11/02/2015) pagi. Korban tewas diketahui bernama Hasan Nurdin (19), warga Dusun Cipeuteuy RT 01/RW 07 Desa Sukamaju, Kecamatan Cilawu, Kabupaten Garut. 

Saksi mata Aang Sofian (29), yang juga rekan korban, menuturkan, kronologis kejadian bermula saat rombongan karyawan RM Ampera Bandung yang berjumlah 60 orang tiba di kawasan objek wisata Pantai Pangandaran sekitar pukul 04.00 WIB.

Sekitar pukul 06.00 WIB, 3 orang karyawan, termasuk korban, meluncur ke pantai dengan maksud akan berenang. Dengan memakai boogie board, ketiganya kemudian menantang gelombang pantai Pangandaran yang saat ini tengah tinggi.

Hasan (korban) orang pertama yang menggunakan boogie board dan mencoba mengarungi gelombang ombak pantai Pangandaran. Ketika asik memainkan papan boogie di sekitar bibir pantai, tampaknya dia bergeser ke tengah pantai. Di saat berada di tengah pantai itulah malapetaka datang.

Saat boogie korban tengah meliuk di tengah pantai, tiba-tiba datang gelombang besar dan langsung menghantamnya. “Hasan kemudian terlepas dari boogienya. Karena Hasan tidak bisa berenang, akhirnya dia tenggelam,” terang Aang.

Aang menambahkan, ketika diketahui Hasan tenggelam, kedua rekannya langsung meminta tolong kepada petugas Balawista. Petugas pun kemudian bergerak cepat melakukan evakuasi. Namun, karena tingginya gelombang, membuat petugas Balawista sempat kesulitan menemukan korban. Setelah sekitar setengah jam melakukan pencarian, akhirnya korban ditemukan.

Namun naas, saat dievakuasi petugas Balawista, korban sudah tak bernyawa. Jasad korban pun langsung dibawa ke Puskesmas Pangandaran untuk dilakukan penanganan lebih lanjut. (Mad/R2/HR-Online)

- Advertisment -