Minggu, Juni 26, 2022
BerandaBerita PangandaranKyai Fauzan Terpilih sebagai Ketua PC NU Kabupaten Pangandaran

Kyai Fauzan Terpilih sebagai Ketua PC NU Kabupaten Pangandaran

Konferensi Cabang Nahdatul ‘Ulama (NU) ke 1 Kabupaten Pangandaran yang digelar di Pondok Pesantren Mafatihul Huda Kecamatan Padaherang, Kabupaten Pangandaran, Minggu (8/2/2015). Foto: Madlani/HR

DSC_0046

Pangandaran, (harapanrakyat.com),-

Kyai Fauzan Aziz Muslim akhirnya terpilih sebagai Ketua Tanfidziyah Pengurus Cabang Nahdatul ‘Ulama (PC NU) Kabupaten Pangandaran masa bakti tahun 2015-2020 dalam Konferensi Cabang Nahdatul ‘Ulama (NU) ke 1 Kabupaten Pangandaran yang digelar di Pondok Pesantren Mafatihul Huda Kecamatan Padaherang, Kabupaten Pangandaran, Minggu (8/2/2015).

Sementara KH. Udin Nawawi terpilih sebagai Ketua Rois PC NU Kabupaten Pangandaran. Pemilihan yang digelar secara demokratis ini, tampak berjalan seru. Pasalnya, selisih suara antar kandidat terpaut tipis.

Dari pantauan HR, saat proses pemilihan Rois Syuriah dan Ketua Tanfidiyah berjalan seru. Pasalnya, kanditat ketua harus mengikuti dua tahapan penjaringan, yaitu pencalonan dan pemilihan.

Saat pemilihan Rois, muncul dua kandidat, yakni K.H Udin Nawawi asal Kecamatan Parigi dan KH Harun Al Aziz dari MWC NU Kecamatan Parigi. Pada proses pemilihan dimenangkan oleh KH Udin Nawawi dengan perolehan 8 suara. Sedangkan KH Harun Al Aziz mendapat 3 suara.

Kemudian pada pemilihan ketua Tanfidziyah, juga muncul dua kandidat. Yakni, Kyai Fauzan Aziz Muslim dari MWC Kecamatan Kalipucang dan KH R. Hilal Farid Turmudzi dari Pondok Pesantren Manbaul Huda Kecamatan Padaherang. Alhasil, pada pemilihan Ketua dimenangkan oleh Kyai Fauzan Aziz Muslim dengan selisih tipis mendapat 6 suara. Sementara KH R Hilal Farid Turmudzi mendapatkan 5 suara.

Munculnya 11 suara yang diperebutkan, setelah MWC Kecamatan Langkaplancar diputuskan memiliki 2 suara. Karena di Kecamatan Langkaplancar memiliki 2 anak cabang MPC. Sementara untuk 9 kecamatan lainnya, masing-masing memiliki 1 suara.

Sementara itu, Pimpinan Sidang Pengurus Wilayah Nahdatul ‘Ulama (PWNU) Propinsi Jawa Barat K.H Asep Saripudin, mengatakan, untuk menyelenggarakan kehidupan jam’iyah yang sehat dan efektif sesuai dengan khittah NU, perlu menjalankan program yang ditetapkan, yakni membentuk kepengurusan yang bertanggung jawab dan membuat program organisasi.

“Dalam kehidupan masyarakat NU perlu menjalankan programnya sesuai dengan semangat Khittah yang diamanatkan NU. Sehingga, sangat perlu ditetapkan ketua Rois dan ketua Pengurus Cabang Nahdatul ‘Ulama (PC NU) untuk jalannya program yang sudah diamanatkan,” ujarnya. (Mad/R2/HR-Online)

- Advertisment -