Minggu, Juni 26, 2022
BerandaBerita BanjarParkir Liar Ramai Lagi di Letsoe Banjar

Parkir Liar Ramai Lagi di Letsoe Banjar

Sebuah sepeda motor tampak diparkir diantara pembatas larangan parkir yang dipasanga di Jl. Letjen. Soewarto. Foto: Eva Latifah/HR.

Sebuah sepeda motor tampak diparkir diantara pembatas larangan parkir yang dipasanga di Jl. Letjen. Soewarto. Foto: Eva Latifah/HR.
Sebuah sepeda motor tampak diparkir diantara pembatas larangan parkir yang dipasanga di Jl. Letjen. Soewarto. Foto: Eva Latifah/HR.

Banjar, (harapanrakyat.com),-

Meski sudah dipasang pembatas larangan parkir di sepanjang Jl. Letjen. Soewarto, Kota Banjar, namun kini mulai terlihat lagi adanya sejumah kendaraan sepeda motor yang diparkir di diantara pembatas tersebut.

Sejumlah warga mengatakan, lokasi larangan parkir itu kerap dipenuhi sepeda motor para pengunjung sejumlah toko di sepanjang Jl. Letjen. Soewarto. Padahal, sebelumnya lahan tersebut sudah terlihat tertib.

“Yang saya tahu, setelah pemaangan pembatas larangan parkir memang tidak ada lagi kendaraan yang terparkir di lokasi itu. Tapi, selang beberapa minggu kemudian balik lagi seperti semula, dan petugas parkirnya sendiri tidak melarang,” kata Dadan Suhendar (31), salah seorang pengguna jalan, kepada HR, Sabtu (14/02/2015).

Menurut dia, selain kurangnya kesadaran dari warga, pelanggaran tersebut juga akibat tidak tegasnya petugas juru parkir yang ada di lokasi tersebut. Untuk itu, pemerintah kota melalui instansi terkaitnya harus berani menindak tegas terhadap juru parkir maupun pelaku pelanggaran.

Pendapat serupa juga diungkapkan Yuyun Yuningsih (36), pengguna jalan lainnya. Menurutnya, sudah seharusnya pihak pemerintah menegakan aturan secara tegas, jika ingin menciptakan kawasan tertib lalu-lintas.

“Selama pemerintahnya tidak tegas, ya aturan apa pun yang dikeluarkan tetap saja tidak akan berpengaruh. Salah satu contohnya masalah parker di Jalan Letjen. Soewarto. Belum lagi kesemrawutan parkir di sjulah ruas jalan lainnya,” kata Yuyun. (Eva L/Koran-HR)

- Advertisment -