Pelaku Kriminal yang Tengah Dibina Ini Kabur, Ditangkap di Banjarsari Ciamis

Iwan (14), seorang pelaku kriminal titipan dari Polres Garut yang tengah dibina di sebuah pesantren di Desa Sindangjaya, Kecamatan Mangunjaya, Kabupaten Pangandaran, kabur dari tempat binaan, Sabtu (21/02/2015) siang. Foto: Entang SR/HR

Pelaku Kriminal yang Tengah Dibina Ini Kabur, Ditangkap Puluhan Warga Banjarsari Ciamis

Ciamis, (harapanrakyat.com),-

Dua remaja tanggung yang merupakan residivis dan pelaku kriminal titipan dari Polres Garut yang tengah dibina di sebuah pesantren di Desa Sindangjaya, Kecamatan Mangunjaya, Kabupaten Pangandaran, kabur dari tempat binaan, Sabtu (21/02/2015) siang. Padahal, kedua pelaku kriminal yang masih di bawah umur itu baru datang tadi malam ke Pondok Pesantren Sindangjaya.

Kedua pelaku kriminal yang kabur dari tempat binaan itu diketahui bernama Iwan (14) dan Riki (14). Keduanya merupakan warga Kabupaten Garut yang kini tengah menjalani masa pembinaan di Pondok Pesentren Sindangjaya setelah menjalani proses hukum di Polres Garut.

Pimpinan Ponpes Sindangjaya Mangunjaya, KH. Dayat, mengatakan, kedua remaja itu merupakan residivis dan pelaku kriminal yang kini tengah diproses hukum di Polres Garut. Karena keduanya masih di bawah umur, tambah dia, kemudian dilakukan masa pembinaan mental di pondok pesantrennya.

“Pondok pesantren yang saya pimpin ditunjuk oleh Kementerian Sosial sebagai tempat pembinaan para pelaku kriminal di bawah umur untuk dilakukan pembinaan. Nah, kedua remaja itu dibawa dari Garut ke Ponpes kami untuk dibina,” katanya, kepada HR, tadi siang.

Dayat mengatakan, setelah tiba tadi malam, kedua remaja itu baru saja mengikuti proses awal pembinaan. Namun, saat jeda istirahat, keduanya meminta ijin untuk membeli makanan ke warung yang berada di dekat pesantren. “ Tetapi, mereka malah kabur dengan membawa motor milik santri. Dan saat diketahui langsung dikejar oleh puluhan santri,” ujarnya.

Kejar-kejaran motor pun sempat terjadi di sepanjang jalan Sindangtawang Banjarsari. Namun, ketika berada di daerah Neglasari blok PLO Banjarsari, Iwan yang dibonceng Riki, loncat dari motor dan masuk ke dalam got saluran air. Beruntung, ada warga sekitar yang mengetahui Iwan masuk ke dalam got tersebut.

Pengepungan pun dilakukan oleh para santri yang dibantu warga. Seluruh lubang got di sepanjang saluran air tersebut dilakukan penjagaan. Ternyata Iwan menyusuri got dan kemudian dia muncul satu jam kemudian di lubang saluran got yang berada di dekat Alun-alun Banjarsari.

Meski dalam kepungan warga dan santri, namun remaja yang sudah keluar masuk penjara karena kasus pencurian itu masih saja sempat melarikan diri. Beruntung, warga dan para santri sigap dan akhirnya berhasil menangkap Iwan di Alun-alun Banjarsari.

Sementara itu, Polsek Banjarsari yang mendapat laporan dari warga, langsung meluncur ke lokasi kejadian. Kompol Ucu Hartono melalui Kanit Reskrim Aiptu Syakur membenarkan kejadian residivis asal Garut tersebut ditangkap warga.

“Setelah ditangkap warga, kemudian remaja itu kami bawa ke Puskesmas karena mengalami luka. Dan kemudian dikembalikan lagi ke Ponpes Sindangjaya untuk kembali mengikuti masa pembinaan,” ujarnya.

Sementara itu, Riki residivis yang sama kabur, berhasil melarikan diri dan kini masih dalam pengejaran kepolisian yang dibantu para santri. (Ntang/R2/HR-Online)

Loading...