Sabtu, Juli 2, 2022
BerandaBerita BanjarPemkot Banjar Terancam Kehilangan PAD Rp.3,8 Miliar

Pemkot Banjar Terancam Kehilangan PAD Rp.3,8 Miliar

Ilustrasi PAD. Foto: Ist/Net

Pemkot Banjar Terancam Kehilangan PAD Rp.3,8 Miliar

Banjar, (harapanrakyat.com),-

Terkait adanya rencana pemerintah pusat menghapus Nilai Jual Objek Pajak (NJOP) serta Pajak Bumi dan Bangunan (PBB), maka jika itu diberlakukan Pemerintah Kota Banjar akan kehilangan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor tersebut sekitar Rp.3,8 miliar setiap tahunnya.

Hal itu dikatakan Kabid. Pendapatan Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPPKAD) Kota Banjar, Drs. Maman Supratman, kepada Koran HR, saat ditemui disela-sela acara Musrenbangcam Langensari, Selasa (10/02/2015) lalu.

“Jumlah sebesar 3,8 miliar rupiah itu adalah target PAD dari PBB Kota Banjar tahun 2015. Kalau rencana itu jadi dilaksanakan pada 2016, jelas akan mengurangi PAD senilai itu,” katanya.

Namun demikian, lanjut Maman, itu hanyalah sebatas wacana dan belum ada pemberitahuan maupun aturan resmi. Pihaknya sendiri baru mengetahui rumor tersebut dari rekan kerjanya beberapa hari lalu.

“Semoga itu hanya sebatas keinginan yang juga belum tentu realisasinya tahun kapan. Tapi jika itu sudah menjadi perintah, kami tentu harus siap,” ucapnya.

Dia juga menyebutkan, jika recana itu dilaksanakan, bagi daerah perkotaan besar seperti Jakarta, Bandung dan kota besar lainnya tidak masalah. Tetapi bagi Banjar sebuah kota kecil yang pendapatan pajaknya juga relatif kecil, sangat sulit dan berpengaruh besar terhadap hal lainnya.

Disinggung bagaimana solusinya bila hal itu jadi dihapus, Maman mengaku belum mengarah berfikir terlalu jauh. “Kami tidak bisa berandai-andai, nanti kalau sudah tidak jadi wacana dan tentu bilamana sudah ada ketentuan resmi dari pusat,” pungkasnya. (Nanks/Koran-HR)

- Advertisment -