Satu Pelaku Kriminal yang Buron Masih Dikejar di Banjarsari Ciamis

Warga dan santri saat mengejar Riki, di sekitar Sungai Cikaso Dusun Neglasari Desa Banjarsari, Kecamatan Banjarsari, Sabtu (21/02/2015). Foto: Entang/SR

IMG03289-20150221-1042

Ciamis, (harapanrakyat.com),-

Setelah Iwan (14), seorang pelaku kriminal di bawah umur yang kabur dari tempat pembinaan di Pondok Pesantren Sindangjaya, Kecamatan Mangunjaya, Kabupaten Pangandaran, dan kemudian berhasil ditangkap di Alun-alun Banjarsari, Kabupaten Camis, Sabtu (21/02/2015), kini pihak kepolisian yang dibantu para santri tengah melakukan pengejaran terhadap Riki (14), teman Iwan, yang berhasil lolos saat pengejaran tadi siang.

Ujang (24), salah seorang Santri Pondok Pesantren Sindangjaya, mengatakan, ketika Riki dan Iwan kabur dengan menggunakan motor milik santri, jaraknya sudah jauh saat dilakukan pengejaran. [Baca juga: Pelaku Kriminal yang Tengah Dibina Ini Kabur, Ditangkap Puluhan Warga Banjarsari Ciamis]

“Saat Iwan loncat dan bersembuyi di dalam got, Riki tetap melaju membawa sepeda motor milik santri,” katanya, kepada HR Online, saat proses pengejaran, tadi siang.

Pengejaran pun, kata Ujang, dibagi dua. Satu kelompok mengejar Riki dan satu kelompok lagi mengejar Iwan. Namun, saat berada di Dusun Neglasari Desa Banjarsari, Kecamatan Banjarsari, Riki sempat berhenti dan melakukan perlawanan dengan melempar helmnya ke arah santri yang mengejar.

“Riki meninggalkan sepeda motor yang dipakainya dan menyebrangi Sungai Cikaso. Saat dilakukan pengejaran, kita kehilangan jejak,” katanya.

Proses pengejaran pun akhirnya dihentikan. Pihak pesentren langsung berkoordinasi dengan pihak kepolisian untuk melakukan pengejaran terhadap Riki yang kini masih buron.

Pimpinan Ponpes Sindangjaya Mangunjaya, KH. Dayat, mengatakan, pihaknya bersama aparat kepolisian akan terus mengejar Riki hingga tertangkap.

“Paling dia masih berada di sekitaran Banjarsari. Selain kami bersama polisi melakukan pengejaran, juga sudah mengontak pemerintah desa di Banjarsari. Hal itu dimaksudkan untuk memberitahukan kepada warganya apabila menemukan orang asing yang mencurigakan, harap lapor kepada pihak kepolisian,” ujarnya. (Ntang/R2/HR-Online)

Loading...