Selasa, Juni 28, 2022
BerandaBerita BanjarSejumlah PNS Banjar Ingin Pindah ke Pangandaran, Ini Kata Kepala BKPPD Banjar

Sejumlah PNS Banjar Ingin Pindah ke Pangandaran, Ini Kata Kepala BKPPD Banjar

Ilustrasi PNS. Foto: Ist/Net

Dari Hasil Tes CPNS Pangandaran, Ada Pegawai dari Nias dan Kalimantan

Banjar, (harapanrakyat.com),-

Kepala Badan Kepegawaian dan Pelatihan daerah (BKPPD) Kota Banjar, Drs. Supratman, M.Si., mengatakan, Kota Banjar memiliki peluang lebih besar untuk pengembangan karir bagi Pegawai Negeri Sipil (PNS), baik jabatan struktural maupun fungsional.

Hal itu terkait dengan adanya anggapan bahwa untuk pengembangan karir di luar daerah, khususnya di daerah otonomi baru seperti Kabupaten Pangandaran, memiliki peluang besar, sehingga ada sejumlah PNS Banjar yang mengajukan mutasi ke daerah tersebut.

“Sebetulnya untuk mutasi ke luar daerah atau pindah datang itu sudah biasa terjadi, bukan hanya di Banjar saja. Alasannya rata-rata karena faktor domisili, sedangkan alasan untuk pengembangan karir memang ada, tapi sangat sedikit,” ujar Supratman, kepada Koran HR, Selasa (10/02/2015) lalu.

Jika pengajuan mutasi ke luar daerah dengan harapan untuk pengembangan karir, hal itu sangat disayangkan. Sebab, di daerah otonom baru seperti halnya di Kabupaten Pangandaran justru akan lebih sulit.

Sedangkan, di Kota Banjar sendiri peluang pengembangan karir masih terbuka lebar dan lebih mudah. Menurut Supratman, kunci untuk mencapainya hanya satu, yakni prilaku kinerja harus bagus.

“Banjar lebih besar peluangnya, karena ternyata dari luar daerah juga banyak yang mutasi ke Banjar. Sekarang saja untuk mengisi eselon V masih kurang, terutama untuk mengisi kekosongan jabatan TU di sekolah-sekolah,” katanya.

Supratman menambahkan, selama tahun 2015 ini, pihaknya mencatat total jumlah mutasi yang keluar maupun masuk Banjar ada 9 orang PNS. Jumlah sebanyak itu meliputi pegawai fungsional sebanyak 3 orang mutasi ke luar, diantaranya pindah ke Ciamis, Tasikmalaya dan Bandung.

Kemudian, PNS fungsional dari luar daerah yang masuk ke Banjar 3 orang, diantaranya dari Ciamis, Pangandaran dan Tasikmalaya. Sedangkan, pegawai struktural yang masuk dari luar daerah sebanyak 3 orang, yaitu 1 orang dari Ciamis dan 2 orang dari Pangandaran. (Eva/Koran-HR)

- Advertisment -