Senin, Juni 27, 2022
BerandaBerita PangandaranSoal Polemik Mutasi dan Rotasi Jabatan, Ini Kata Sekda Pangandaran

Soal Polemik Mutasi dan Rotasi Jabatan, Ini Kata Sekda Pangandaran

Ilustrasi. Foto: Ist/Net

Soal Polemik Mutasi dan Rotasi Jabatan, Ini Kata Sekda Pangandaran

Pangandaran, (harapanrakyat.com),-

Sekda Pangandaran, Mahmud, SH, MH, mengatakan, rotasi dan mutasi pejabat dilakukan karena kebutuhan yang mendesak untuk mengisi kekosongan jabatan. Terkait banyaknya pejabat yang belum 2 tahun duduk di suatu jabatan sudah dipindahkan, menurutnya, karena kondisi di Pemkab Pangandaran berbeda dengan di daerah lain yang sudah lama berdiri.

“Pemkab Pangandaran belum genap 2 tahun berdiri. Kalau harus menunggu 2 tahun, pastinya akan banyak jabatan yang kosong dan akan membuat roda pemerintahan tidak berjalan,” ujarnya, kepada HR, Selasa (10/02/2015) lalu.

Mahmud mengatakan, UU tentang Aparatur Sipil Negera (ASN) belum sepenuhnya bisa dijalankan. Karena masih banyak Peraturan Pemerintah (PP) yang dijadikan juklak dan juknis UU tersebut hingga saat ini belum diterbitkan.

“Artinya, meskipun UU ASN mengamanatkan seorang pejabat baru bisa dipindahkan kalau sudah duduk 2 tahun di suatu jabatan, tetapi hingga saat ini belum ada petunjuk teknisnya yang dituangkan dalam PP. Dengan begitu, pasal dalam UU ASN tersebut masih bisa diabaikan,” ungkapnya.

Sementara terkait adanya isu bisnis jabatan dan isu adanya Baperjakat ‘bayangan’ pada rotasi dan mutasi jabatan yang dilakukan belum lama ini, Mahmud enggan berkomentar. (Mad/Koran-HR)

Berita Terkait

Ini Alasan Pj. Bupati Pangandaran Kembali Rombak ‘Kabinetnya’

Ini Daftar Pejabat Pemkab Pangandaran yang Dimutasi dan Dirotasi

Rotasi dan Mutasi Pejabat Picu Polemik, DPRD Pangandaran Bereaksi

Banyak Jabatan di Pemkab Pangandaran Diisi oleh Pejabat Bukan Ahlinya

Soal Polemik Jabatan, Pj. Bupati Pangandaran dan Baperjakat Kerap Saling Lempar

MPP: Ada Baperjakat ‘Bayangan’ Atur Jabatan di Pemkab Pangandaran

- Advertisment -