Minggu, Juni 26, 2022
BerandaBerita Ciamis‘Wahangan Kedung’ di Komplek Astana Gede Kawali Ciamis Sering Meluap

‘Wahangan Kedung’ di Komplek Astana Gede Kawali Ciamis Sering Meluap

Objek wisata Astana Gede di Kecamatan Kawali, Kabupaten Ciamis. Foto: Ist/Net

‘Wahangan Kedung’ di Komplek Astana Gede Kawali Ciamis Sering Meluap

Ciamis, (harapanrakyat.com),-

Kondisi Wahangan Kedung (sejenis saluran) yang berada di Dusun Indrayasa, Desa Kawali, Kecamatan Kawali, tepatnya di Blok Cikawali atau di kawasan Objek Wisata Sejarah Astana Gede, sangat memprihatinkan. Wahangan Kedung tersebut mengalami pendangkalan. Tidak jarang, air dari Wahangan Kedung kerap meluap dan membawa sampah hingga berserakan ke jalanan.

Edi, Jupel Situs Astana Gede Kawali, pekan lalu, membenarkan kondisi Wahangan Kedung yang kini mengalami pendangkalan dan penyempitan. Menurut dia, di musim penghujan seperti sekarang ini, air dari Wahangan Kedung sering meluap ke Cikawali.

“Air dari Wahangan Kedung kerap menghantam tebing kolam Cikawali, hingga mengalami pengikisan dan longsor,” katanya.

Sayangnya, kata Edi, sampai saat ini kondisi Wahangan Kedung belum mendapat perhatian dari Pemerintah Daerah Kabupaten Ciamis. Dia khawatir, bila dibiarkan demikian, pendangkalan dan penyempitan Wahangan Kedung akan merusak sebagian kawasan Situs Astana Gede.

Warga yang enggan disebutkan namanya, mengatakan, seandainya pendangkalan dan penyempitan yang terjadi pada Wahangan Kedung diatasi sejak dini, air di Wahangan Kedung bisa mengalir secara normal.

“Akibatnya, aktifitas pertanian seperti kegiatan budidaya ikan tidak bisa dikelola secara maksimal. Bahkan sejumlah area pesawahan berubah menjadi kebun lantaran tidak mendapat aliran air dari Wahagan Kedung,” ucapnya.

Kepala Desa Kawali, Ismail Marzuki, pekan lalu, mengatakan, lahan yang berada sekitar Wahangan Kedung merupakan lahan produktip, baik kolam ikan maupun pesawahan.

“Berhubung pengairannya kerap kali tersumbat, akhirnya aktifitas pertanian berjalan tidak normal,” ucapnya.

Ismail mengaku, pihaknya belum bisa berbuat banyak untuk mengatasi masalah pendangkalan dan penyempitan Wahangan Kedung tersebu. Hanya saja, Dinas Kepurbakalaan pernah menjanjikan normalisasi Wahangan Kedung. Sayangnya sampai saat ini janji itu belum juga terelasasi.

Meski begitu, Ismail berharap, Pemerintah Kabupaten Ciamis memberikan perhatian, berupa kucuran anggaran untuk pembangunan Wahangan Kedung yang berada di sekitar kolam Cikawali, kawasan Astana Gede Kawali tersebut. (dji/Koran-HR)

- Advertisment -