Rabu, Juni 29, 2022
BerandaBerita BanjarDi Banjar, 6 Rumah Rusak Karena Pergerakan Tanah

Di Banjar, 6 Rumah Rusak Karena Pergerakan Tanah

Maksum (59), warga Lingkungan Pangadegan, RT 03/18, Kelurahan Hegarsari, Kec. Pataruman, rumahnya mengalami retak-retak akibat terjadinya pergerakan tanah, setelah Kota Banjar dalam 4 hari terakhir terus diguyur hujan deras. Foto: Hermanto/HR.

Maksum (59), warga Lingkungan Pangadegan, RT 03/18, Kelurahan Hegarsari, Kec. Pataruman, rumahnya mengalami retak-retak akibat terjadinya pergerakan tanah, setelah Kota Banjar dalam 4 hari terakhir terus diguyur hujan deras. Foto: Hermanto/HR.
Maksum (59), warga Lingkungan Pangadegan, RT 03/18, Kelurahan Hegarsari, Kec. Pataruman, rumahnya mengalami retak-retak akibat terjadinya pergerakan tanah, setelah Kota Banjar dalam 4 hari terakhir terus diguyur hujan deras. Foto: Hermanto/HR.

Berita Banjar, (harapanrakyat.com),-

Hujan deras disertai angin kencang yang menerpa Kota Banjar dalam 4 hari terakhir, tidak hanya membuat sejumlah kawasan tergenang banjir, 6 rumah di Lingkungan Pangadegan, RT 03/18, Kelurahan Hegarsari, mengalami kerusakan dan retak-retak, akibat terjadi pergerakan tanah, Kamis, (12/03/2015).

Kepala Satpol PP Kota Banjar, Yayan Herdiana, saat membantu evakuasi warga, menunjukkan sejumlah keramik lantai yang hancur akibat pergerakan tanah. Foto: Hermanto/HR.
Kepala Satpol PP Kota Banjar, Yayan Herdiana, saat membantu evakuasi warga, menunjukkan sejumlah keramik lantai yang hancur akibat pergerakan tanah. Foto: Hermanto/HR.

Pergerakan tanah terjadi sekitar pukul 22.00 WIB, Kamis malam, (12/03/2015), disaat sejumlah warga sudah berisitirahat. Akibat peristiwa itu, dari 6 rumah yang terkena musibah, tiga keluarga harus diungsikan karena mengalami kerusakan cukup parah.

Salah satu keluarga yang harus diusingkan yaitu keluarga Maksum (59). Menurutnya, disaat terjadi pergerakan tanah dirinya tengah berada di dalam rumah.

“Tiba-tiba lantai bergeser, dinding langsung mengalami retak dan keramik lantai hancur. Spontan kami sekeluarga segera keluar rumah, dan mengungsi ke tempat yang lebih aman,” jelasnya kepada HR online. (Hermanto/R1/HR-Online)

- Advertisment -